RAngkuman Berita Terbaru: negaraku
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label negaraku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label negaraku. Tampilkan semua postingan

kisah Dari Balik Jilbab atau Cadar


Terlalu dini, untuk mengatakan hidup ini sangat indah disaat usia kita masih muda atau bahkan baru beranjak dewasa. Mungkin inilah penggalan beberapa bait kata dari sekian kalimat sederhana, dari mereka wanita – wanita bercadar tertutup ala pesolek Timur Tengah. Yang kerap kita jumpai, dilingkungan sekitar kita.


Dan siapa yang sangka, ketika dewasa kelak. Mereka akan mendapatkan predikat Teroris, didepan nama  mereka. Meski dahulu & kini,  mereka tak pernah mengenal apa itu makna dari kata Teroris yang sebenarnya. Benar atau tidak, namun inilah realita yang selalu berbicara fakta nyata.

Hanya karena memakai cadar nan tertutup, yang tak selayaknya dikenakan oleh wanita pada umumnya. Mereka dijadikan objek sasaran empuk, dari sifat buruk sangka lingkungan sekitar. Mereka yang  tak paham atau kami yang sebenarnya tak paham, biarlah kami sendiri ya tahu jawabannya cepat atau lambat. 

Disaat wanita pada umumnya, sering tampil seksi nan penuh sensasi. Layaknya sosialita kaum urban saat ini, yang selalu berdandan layaknya pelacur jalanan yang siap digoda. Aneh mungkin kalimat yang sering mereka keluhkan dari peralihan detik menuju menit.

Sementara mereka, hanya termenung sepi & sendiri. Akibat gosip murahan sekitar, hingga terasing dari pergaulan adalah pengalaman yang konkret, yang sering mereka rasakan hingga tak tahu mana itu teman mana itu lawan. Padahal mereka juga wanita normal seperti  pada umumnya yang bisa hamil, menyusui & melahirkan.  

Sudahlah memang terkadang hukum sosial manusia lebih kejam, dari pada hukuman Tuhan. Hingga hal sepele pun, terkadang menjadi besar & berkembang menjadi hal negatif. Hidup memang menyajikan banyak pilihan, singkatnya memang begitu. Ketika ditanya mengapa mereka memilih hal tersebut.  Meski dibalik itu semua kita tahu, ada alasan agama yang menjadi faktor utama & penentu yang tidak bisa di elakan begitu saja oleh mereka.

Karena religuisitas manusia kepada Sang Pecipta, mempunyai hukum mutlak yang tak bisa diganggu gugat. Terkecuali sudah melanggar norma kehidupan & kita pun ketahui akan aturan mainnya. Namun terkadang lupa, akan praktek dikehidupan nyatanya. 

Kesimpulan : Berbeda bukan alasan untuk tak saling menghargai satu sama lain

Lihatlah Kami Sebagai Manusia


Pasti semua dari kita sekarang & nanti, ini mempunyai seorang buah hati sebagai penerus kita dimasa depan. Tapi tak jarang, banyak yang diberikan ujian dalam mendapatkan sebuah buah hati yang lama dinanti dalam sebuah bahtera rumah tangga sebagaimana nanti kita alami.


Banyak cara & upaya yang kita semua lakukan, dalam mendapatkan sang buah hati yang lucu dari mulai prosedur alami sampai prosedur yang tak lazim. Seakan – akan semua orang berlomba – lomba untuk mendapatkan sang buah, tapi tak jarang juga banyak para manusia yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja maupun tidak disengaja membuang, menelantarkan,menjual, menitipkan & bahkan membunuh sang buah hati yang baru lahir. Hanya karena alasan Aib yang tidak seharusnya diketahui orang banyak termasuk keluarga mereka sendiri.


Ini semua, karena masalah seks bebas,anak lahir secara tidak sempurna & belum siapnya mereka mempunyai sang buah hati. Tapi itu bukan alasan utama & paling utama untuk mereka,tidak merawat anak kandung sendiri sebagaimana mestinya. Mereka adalah generasi penerus kita yang akan menjadi orang besar kelak,entah menjadi Presiden, Dokter, Profesor, Guru, Artis yang akan membanggakan nama orang tuanya bahkan nama negaranya dikemudian hari.



Tapi bagaimana semua itu bisa mereka perjuangakan dengan semangat tinggi,jikalau semua itu pupus & sirna diawal hembusan nafas pertama mereka didunia. Sungguh sangat disayangkan, mereka yang tidak tahu apa pun dengan tiba – tiba harus berbaring kembali diliang tanah merah yang bertuliskan nama mereka sendiri dengan kegelapan & kesepian yang selalu menemani mereka.


Kesimpulan : Jangan pernah malu terhadap anak yang anda lahirkan kelak & dalam kondisi apa pun, tapi malulah kepada diri anda sendiri yang dengan teganya membunuh sejuta impian & harapan dari manusia yang belum sempat berjuang didunia ini.

Kode Etik Di Angkot/angkutan Umum

Kode Etik Di Angkot/angkutan Umum1.Jangan Buang Sampah Di Angkutan Umum

Masyarakat kita pada saat ini, pasti jauh lebih pintar & berpendidikan tinggi pada umumnya. Karena pada saat ini,sudah menjamurnya banyak tempat kursus bimbingan belajar baik itu secara formal & non formal dengan demikian bisa dipastikan masyarakat kita saat ini sudah memulai menunjukan grafik yang tinggi dalam bidang pendidikan.


Tapi sungguh amat disayangkan, karena hal ini berbanding terbalik dengan perilaku masyarakat kita sehari – hari yang kurang terdidik secara baik & benar. Karena kian hari, sudah teramat sering kita menjumpai sampah organik & non organik yang bertebaran dijalan bahkan di Angkutan Umum yang sering kita gunakan. Hal ini menimbulkan dampak kuman & penyakit yang selalu berterbangan,untuk menghinggapi tubuh kita.


Dan tidak lain & tidak bukan, penyebab sampah di Angkutan Umum adalah kita sebagai penumpang & pemakai jasa tranpostasi masal tersebut baik itu kalangan terdidik sampai kalangan tidak terdidik pun ikut punya sumbangsih yang besar terhadap masalah ini. Karena masyarakat kita, hanya didik secara akal & pikiran saja selama ini tanpa memperdulikan masalah sikap & perilaku yang harusnya mereka didik terlebih dahulu sebelum akal & pikiran.



Jangan salahkan pemerintah atau pihak manapun,bilamana terjadi wabah penyakit malaria, demam berdarah bahkan banjir yang selalu datang menghinggapi lingkungan kita. Ini semua berawal dari perilaku & kebiasaan kita sendiri sebagai manusia itu sendiri bukan karena campur tangan siapa pun. Kalau angkutan umum yang kita gunakan setiap hari bersih & bebas dari sampah & pada intinya kita juga yang akan menikmati dampaknya ketika menaiki kendaraan umum tersebut akan merasa nyaman & tenang.


Kesimpulan : Kendaraan Umum seharusnya dijaga & dirawat kebersihannya baik itu dari pihak pemilik kendaraan, juga kita sebagai pengguna alat transportasi umum juga harus ikut peran serta dalam menjaga kebersihaan.Karena kebersihan itu milik bersama & untuk bersama.

Hajatan Adalah Alat Pemersatu Bangsa

Pasti kita sudah tidak asing mendengar kata “ Hajatan “ yang jamak kita jumpai dalam berbagai waktu & kesempatan, karena Hajatan sangat identik dengan suasana ramai & penuh gotong royong antara sesama manusia baik itu berbeda suku,adat bahkan ras kulit. Seakan semua tumpah menjadi satu, dalam acara nan sakral & hikmat bagi semua manusia.

Dibalik kemeriahan Hajatan, banyak tersimpan adat leluhur yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat kita sejak dahulu kala hingga saat ini. Yaitu diantaranya, sifat gotong royong atau saling membantu satu sama lain antara pihak yang mempunyai hajat dengan tetangga sekeliling lingkungannya.Tak ada namanya lagi permusuhan, dendam, perselisihan yang timbul yang ada hanya satu tujuan & satu keyakinan yaitu membantu kesukseskan acara Hajatan tesebut hingga selesai.
Inilah salah satu alat pemersatu bangsa & sebagai penyambung tali silahturahmi yang tetap terjaga, yang tanpa kita sadari bisa terbentuk karena adanya sifat toleransi antara sesama umat manusia tanpa pemikirkan perbedaan yang ada. Banyak cara & upaya, dalam membantu acara Hajatan baik itu secara tenaga & sumbangan materi atau bahan konsumsi yang bisa dipakai. Inilah yang membuat, negara kita paling istimewa dari negara diseluruh dunia yang masih mengedepankan norma & toleransi dibanding sifat individualisme demi kepentingan peorangan.


Kesimpulan : Hajatan memberi kita pelajaran, yang tidak diberikan atau dipelajari dibangku sekolah tentang sebuah pentingnya arti dari kebersamaan & kekeluargaan yang tidak bisa dijelaskan dalam rumus matematika. Karena tidak ada yang bisa mengukur seberapa banyak & seberapa tulus kita dalam membantu sesama yang membutuhkan, karena ketulusan tidak untuk dijual melainkan untuk dipraketkan.

Indonesia Negera Sejuta Budaya Tradisional

Indonesia Negera Sejuta Budaya Tradisional
Indonesia dari dahulu dikenal sebagai negera sejuta budaya tradisional yang tersebar diseluruh penjuru, tidak ada negara dimana pun yang mengalahkan keanekaragaman budaya bangsa kita. Bahkan itu sudah diakui oleh beberapa Negara di dunia yang pernah mencipipi & belajar tentang budaya kita.
Tapi sungguh amat disayangkan, justru mereka yang hidup & bergelut dalam dunia budaya justru secara kehidupan sangat tidak berkecukupan. Bahkan tak jarang dari seniman tradisional, yang rela menjadi pengamen jalanan hanya demi memenuhi kebutuhan sehari – hari keluarga mereka. Tak ada yang peduli & mau peduli tentang hal tersebut, tapi mereka selalu tetap semangat untuk melestarikan budaya tradisional warisan leluhur hingga akhir hayat.
Banyak sudah yang mereka korbankan mulai dari keluarga,harta & waktu demi sebuah seni tradisional yang mereka anggap sebagai nyawa mereka sendiri. Mereka mungkin orang pertama, selain kita, pemerintah atau politisi yang berteriak lantang ketika budaya yang mereka tekuni sejak kecil hingga saat ini diklaim oleh bangsa lain. Nasib mereka, bagai diujung tanduk, yang mana ketika budaya tradisonal itu mulai ditinggalkan atau bahkan punah maka seniman tradisional seperti mereka pun akan ikut punah secara perlahan tetapi pasti.


Tak ada satu pun lembaga atau instansi,yang bisa menjamin hidup mereka sekarang & nanti sebagai seniman tradisional sekaligus pahlawan budaya.Karena dari tubuh & semangat merekalah,budaya kita akan tetap ada & dikenal hingga generasi berikutnya.
Kesimpulan : Mungkin mereka bukan pahlawan yang tercatat dalam buku sejarah pendidikan,yang akan terus dikenang sepanjang masa tapi mereka adalah manusia super melebihi kemampuan akal & tubuh mereka sendiri untuk tetap berjuang melestarikan budaya asli bangsa Indonesia yang mulai di tinggalkan oleh generasi muda saat ini.

Jadikanlah Semangatmu Lebih Tinggi dari Badanmu

jadikanlah semangatmu lebih tinggi dari badanmu
Setiap dari kita pasti ingin dilahirkan ke dunia dengan keadaan sempurna, dengan kata lain tidak kekurangan satu pun yang membuat tubuh kita terlihat berbeda dengan orang lain. Tapi harapan hanya tinggal harapan saja, karena semua yang kita harapkan belum tentu di terima oleh Tuhan karena satu alasan satu & lain hal.
Tapi saya selalu percaya, ada makna positif tersembunyi dibalik itu semua tergantung kepada kita memandang cobaan tersebut kedepannya. Seperti banyak dari saudara – saudara kita diluar sana, yang memiliki keterbatasan fisik dalam bentuk kurangnya tinggi badan alias Kerdil. Yang mana mereka selalu & selalu diremehkan setiap kali ke luar rumah dari kecil bahkan sampai mereka dewasa & mempunyai anak.
Seakan tak ada ruang kesempatan sedikit pun untuk mereka meraih harapan & impian seperti kita yang normal. Mereka juga sama seperti kita, yang membedakan kita mereka dengan kita hanya ukuran tinggi badan sedangkan semangat mereka terkadang melebihi kita yang selalu mengeluh setiap saat tanpa alasan yang jelas. Padahal yang kita keluhkan itu tidak penting, atau dengan kata lain beban yang mereka tanggung jauh lebih berat dibanding kita.

Mereka juga ingin seperti kita,mereka juga ingin punya pasangan normal seperti kita & mereka juga ingin dihargai sama seperti kita. Tapi mengapa kita membunuh setetes harapan mereka dengan sindiran kasar & tatapan meloto setiap kali berjumpa dengan mereka ? Apakah mereka terlihat seperti maling ?
Meski dengan segala keterbasan fisik, tak akan menghalangi mereka untuk terus maju & maju untuk meraih masa depan yang lebih baik dari segala aspek kehidupan. Mungkin tubuh mereka tidak setinggi kita, tapi jangan tanyakan semangat mereka ? karena semangat mereka jauh lebih tinggi dari pada kita yang normal. Kami tidak butuh dihargai, yang kami butuh hanya perlakuan sama seperti manusia normal pada umumnya yang mendapatkan pekerjaan layak, mendapatkan pasangan yang normal & mendapatkan pengakuangan bahwa kami ada.
Kesimpulan :
Derajat manusia tidak diukur dari seberapa tinggi badan, pintar atau seberapa banyak harta yang anda punya saat ini, melainkan seberapa tinggi anda memperlakukan semua manusia dengan sama & seimbang tanpa membedakan bentuk fisik, kulit, suku & asal mereka.

PSK Bukan Sampah Masyarakat

PSK Bukan Sampah Masyarakat
Banyak dari kita, yang seakan memberi predikat Hitam secara langsung maupun tidak langsung kepada para pekerjaan “ Pekerja Seks Komersial " atau yang biasa dikenal dengan PSK dikalangan masyarakat pada umumnya. Semua lapisan masyarakat seakan hanya bisa menghakimi mereka secara membabi buta.


Tanpa pernah ada yang peduli dengan latar belakang mengapa mereka menjadi seperti itu hingga kini.Dan dari dahulu juga,kami seakan menjadi sampah masyarakat yang terpinggirkan dari keramaian disekitarnya. Tak ada yang mau bersinggungan bahkan berteman dengan orang seperti mereka, dan seakan mereka lebih hina dari pada binatang dijalan. Teman mereka hanya dinginnya malam & gelapnya malam, yang selalu menemani mereka disaat suka & duka bahkan ketika meninggal nanti.


Tak ada yang peduli dengan kondisi mereka sekarang & nanti,tak ada yang bisa memberikan jalan tengah untuk menyelesaikan masalah mereka,yang ada hanya gemuruh petir yang saling bersambaran menuju kearah mereka. Jangan salahkan mereka,kalau pacar atau bahkan suami anda pernah tidur dengan mereka selama ini karena bukan mereka yang bisa memilih mana yang harus menemani mereka malam ini. Melainkan pasangan anda sendiri, yang secara nafsu binatang memilih wanita yang harus menemani mereka disaat malam tiba.


Dari dahulu hingga sekarang, sudah banyak ratusan ribu anak yang putus sekolah terselamatkan secara perlahan dengan biaya dari ibu mereka menjadi penjajah malam. Sudah banyak ratusan ribu, pedagang yang mencari penghasilan utama dari para para pengunjung psk. Tapi tidak banyak, orang yang mau peduli tentang kehidupan mereka selama ini. Dan jangan salahkan mereka,kalau mereka bekerja sebagai “ Penjaja Seks Komersial “ karena tidak ada manusia didunia ini yang mau memilih mendapatkan pekerjaan tersebut.


Kesimpulan : Mereka hanya sekumpulan manusia,yang masih gigih berjuang ditengah kerasnya kehidupan.Mereka juga tidak lebih hina dari pada para pejabat dinegeri ini yang,hanya peduli dengan perut mereka sendiri tanpa pernah peduli dengan suara rakyat.

Lestarika Ayo Bangkit Lagu Daerah Anda

Ayo Bangkit Lagu Daerah

Setiap dari kita,pasti lahir dari berbagai suku & tempat yang berbeda satu sama lain. Tapi bukan hanya kampung halaman saja yang selalu kita ingat, melainkan juga dengan sebuah tradisi & lagu daerah yang melekat dalam hati kita & menjadi kenangan yang tidak akan pernah terlupakan sepanjang hidup kita.


Walaupun kita tinggal dilokasi yang jauh dari kampung halaman saat ini & nanti, pasti kita tidak bisa melepaskan atau bahkan melupakan semua itu dari benak kita. Karena itu, merupakan sebuah identitas diri kita yang sebenarnya hingga nanti kembali kepada Tuhan. Pada saat ini, ditengah maraknya lagu Pop, Rock, Metal & Jazz yang secara deras memasuki pasar musik Indonesia. Dan secara perlahan tetapi pasti menggusur dominasi musik tradisional daerah Indonesia yg beraneka ragam.


Sungguh menyedihkan sekali, seakan lagu daerah pada saat ini hanya dijadikan symbol & lagu pemeriah saja yang dikumandangkan secara merdu di hari - hari tertentu saja dari tahun ke tahun. Generasi muda,hanya suka dengan lagu Barat & Korea saja yang sedang menjadi Trend dikalangan anak muda saat ini. Seolah tidak ada rasa memiliki kita, terhadap musik daerah tersebut sama sekali hanya disaat lagu daerah tersebut di klaim oleh negara & bangsa lain. Kita baru memiliki rasa kepedulian memiliki akan sebuah budaya bangsa yang harus dijaga & lestarikan.


Padahal lagu daerah Indonesia,lebih punya filosofi & arti yang luas dalam tafsirannya dikehidupan manusia.Dibanding lagu Jazz, Pop, Metal & Rock tapi mengapa kita seakan tidak peduli dengan itu semua ? Padahal itu adalah warisan nenek moyang & para Wali Songo kita dahulu kala,


1. Ingatlah lagu daerah kita setiap saat, maka kita akan mengetahui jati diri kita yang sebenarnya.
2. Ingatlah lagu daerah kita setiap saat, maka kita akan mengiat nenek & kakek kita dahulu yang mendidik kita dengan hati.
3. Ingatlah lagu daerah kita setiap saat, karena disaat kita meninggal nanti kita akan diistirahatkan di tanah Bumi Pertiwi ini bukan di tanah bangsa lain.
4. Ingatlah lagu daerah kita, sebelum lagu daerah ini hilang.



Kesimpulan : Dengan tulisan singkat saya ini, mudah – mudahan bisa menggugah rasa kepedulian kita semua tentang sebuah nilai & asset budaya bangsa yang tidak ternilai harganya oleh uang sebanyak apa pun. Mulai dari pribadi kita yang menjaga & melestarikan itu semua, jangan tunggu orang lain bertindak karena kita diciptakan untuk berbuat bukan menunggu.
 
Support : Creating Website | JGA | Radarjember.Com
Copyright © 2011. RAngkuman Berita Terbaru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Radarjember.Com
Proudly powered by Blogger