RAngkuman Berita Terbaru: INDONESIA
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Tur Indonesia, Ajax Amsterdam Boyong 18 Pemain

RadarJember.Com. Tur Indonesia, Ajax Amsterdam Boyong 18 Pemain. Klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, memastikan akan memboyong 18 pemain dalam tur mereka ke Indonesia pada 8-17 Mei 2014. Hal itu diumumkan melalui laman resmi klub tersebut, Senin (5/5).
Dalam rilis itu, klub yang baru menjuarai Eredivisie musim ini tersebut memastikan membawa pemain utama mereka seperti kapten Siem de Jong dan wakil kapten Niklas Moisander. Ada pula Bojan Krkic, serta Christian Poulsen.

Sementara itu, ada lima pemain yang tidak bisa dibawa dalam tur kali ini, lantaran terkena cedera dan harus mengikuti pelatnas timnas Belanda. Mereka adalah Joel Veltman, Daley Blind, Jasper Cillessen, Kenneth Vermeer, dan Davy Klaassen.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ajax akan melakoni dua laga uji coba selama di Indonesia. Skuat yang dilatih Frank de Boer itu bakal meladeni perlawanan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 11 Mei. Tiga hari kemudian, di laga kedua mereka akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.

Berikut 18 pemain yang akan diboyong Ajax Amsterdam dalam tur ke Indonesia:
Kiper: Mickey van der Hart, Peter Leeuwenburgh
Bek: Ricardo van Rhijn, Niklas Moisander, Mike van der Hoorn, Nicolai Boilesen, Ruben Ligeon, Jairo Riedewald, Stefano Denswil, Riechedly Bazoer
Tengah: Christian Poulsen, Lerin Duarte, Siem de Jong, Thulani Serero, Sheraldo Becker
Depan: Bojan Krkic, Lucas Andersen, Lesly de Sa

Cara Menaklukkan Hujan

 
Cara Menaklukkan Hujan

 
 Hujan itu sebuah pertanda berkah. Sedangkan banjir itu mungkin pertanda musibah. Namun tak usah memusingkan mana yang benar & salah dari keduanya, karena memang diciptakan seperti itu adanya. Yang saling melengkapi satu sama lain. Walau terkadang berbeda haluan. Layaknya sebuah agama.

Tak mengherankan, jika disatu sisi ada yang suka dengan derasnya hujan. Dan disisi lainnya, ada juga yang tak suka dengan kelembaban hujan. Bagi yang suka akan menikmatinya, seperti bocah kecil yang baru lahir. Tidak peduli akan bahaya sakit sesudahnya. Inilah potret nyata dari sebagaian dari manusia di negeri ini. Yang pendudukanya masih dilanda kemiskinan panjang, sehingga tak ada kata berdiam diri dalam kondisi apa pun termasuk saat hujan tiba.

Ada yang bergerombol mencari sesuap nasi, dari perubahaan siklus alam ini. Dengan cara bekerja serambutan menjadi “ Tukang Ojek Payung “, bukan gambaran asing lagi bukan. Ketika kita melihat banyaknya lalu lalang, gerombolan anak kecil ditengah petir yang sedang menggelegar membawa sebuah payung besar. Yang lucunya, payung yang ia bawa tersebut, tanpa ia pakai sendiri untuk melindungi tubuhnya kurus kering dari derasnya guyuran hujan.

Siapa yang peduli dari mana asal mereka, terlebih bagaimana latar belakang ! Semua orang, seakan hanya terpanas kosong. Melihat tingkah laku mereka, yang rela menukar kondisi kesehatan mereka demi senggagam uang receh 1000-2000 rupiah. Membingungkan, ketika banyak dari kita yang justru mencari jalan aman dalam setiap kondisi yang berbahaya bagi kesehatan terlebih bagi keuangan.

Terkadang banyak sindiran negatif yang sering mendarat mulus di telinga bocah kecil seperti mereka itu. Apakah mereka tidak punya orang tua yang sanggup menghidupi mereka, atau jangan-jangan semua ini hanya tipuan muslihat dari para orang tua. Yang dengan sengaja memanfaatkan anak lugu seperti mereka. Entahlah, ketika semua jawaban tersebut. Hanya mereka & Tuhanlah yang tahu pasti.

Namun tinggalkanlah sejenak, berita negatif yang ada. Mari nikmati apa yang meraka sajikan, tanpa mengurangi daya & upaya yang telah mereka lakukan. Seakan gemercik langkah kaki mereka, menjadi pelengkap dalam sunyinya hujan. Dan menjadi kenangan setelah pelangi 7 warna, muncul batang hidupnya dilangit biru. Yang bisa kita nikmati, tanpa harus saling melukai. 

Meski rupiah demi rupiah yang didapatkan, harus dibayar setimpal dengan dinginnya rintik hujan yang turun membasi permukaan tanah. Sering kali, nikmatnya masa kecil tak selalu indah seperti yang sering kita dengar dalam cerita Dongeng. Jika tak begini adanya, mungkin nasib mereka akan sama saja dikehidupan yang akan datang. Terlebih sudah mati, jadi abu karena tak bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan. Yang tak mengenal kata belas kasihan.

Kesimpulan :Memang tak enak untuk mengingat-ingat bahwa kebahagiaan sering perlu uang yang terkadang amis dan tenaga kasar yang keringatnya berbau aneh.

kisah Dari Balik Jilbab atau Cadar


Terlalu dini, untuk mengatakan hidup ini sangat indah disaat usia kita masih muda atau bahkan baru beranjak dewasa. Mungkin inilah penggalan beberapa bait kata dari sekian kalimat sederhana, dari mereka wanita – wanita bercadar tertutup ala pesolek Timur Tengah. Yang kerap kita jumpai, dilingkungan sekitar kita.


Dan siapa yang sangka, ketika dewasa kelak. Mereka akan mendapatkan predikat Teroris, didepan nama  mereka. Meski dahulu & kini,  mereka tak pernah mengenal apa itu makna dari kata Teroris yang sebenarnya. Benar atau tidak, namun inilah realita yang selalu berbicara fakta nyata.

Hanya karena memakai cadar nan tertutup, yang tak selayaknya dikenakan oleh wanita pada umumnya. Mereka dijadikan objek sasaran empuk, dari sifat buruk sangka lingkungan sekitar. Mereka yang  tak paham atau kami yang sebenarnya tak paham, biarlah kami sendiri ya tahu jawabannya cepat atau lambat. 

Disaat wanita pada umumnya, sering tampil seksi nan penuh sensasi. Layaknya sosialita kaum urban saat ini, yang selalu berdandan layaknya pelacur jalanan yang siap digoda. Aneh mungkin kalimat yang sering mereka keluhkan dari peralihan detik menuju menit.

Sementara mereka, hanya termenung sepi & sendiri. Akibat gosip murahan sekitar, hingga terasing dari pergaulan adalah pengalaman yang konkret, yang sering mereka rasakan hingga tak tahu mana itu teman mana itu lawan. Padahal mereka juga wanita normal seperti  pada umumnya yang bisa hamil, menyusui & melahirkan.  

Sudahlah memang terkadang hukum sosial manusia lebih kejam, dari pada hukuman Tuhan. Hingga hal sepele pun, terkadang menjadi besar & berkembang menjadi hal negatif. Hidup memang menyajikan banyak pilihan, singkatnya memang begitu. Ketika ditanya mengapa mereka memilih hal tersebut.  Meski dibalik itu semua kita tahu, ada alasan agama yang menjadi faktor utama & penentu yang tidak bisa di elakan begitu saja oleh mereka.

Karena religuisitas manusia kepada Sang Pecipta, mempunyai hukum mutlak yang tak bisa diganggu gugat. Terkecuali sudah melanggar norma kehidupan & kita pun ketahui akan aturan mainnya. Namun terkadang lupa, akan praktek dikehidupan nyatanya. 

Kesimpulan : Berbeda bukan alasan untuk tak saling menghargai satu sama lain

Lihatlah Kami Sebagai Manusia


Pasti semua dari kita sekarang & nanti, ini mempunyai seorang buah hati sebagai penerus kita dimasa depan. Tapi tak jarang, banyak yang diberikan ujian dalam mendapatkan sebuah buah hati yang lama dinanti dalam sebuah bahtera rumah tangga sebagaimana nanti kita alami.


Banyak cara & upaya yang kita semua lakukan, dalam mendapatkan sang buah hati yang lucu dari mulai prosedur alami sampai prosedur yang tak lazim. Seakan – akan semua orang berlomba – lomba untuk mendapatkan sang buah, tapi tak jarang juga banyak para manusia yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja maupun tidak disengaja membuang, menelantarkan,menjual, menitipkan & bahkan membunuh sang buah hati yang baru lahir. Hanya karena alasan Aib yang tidak seharusnya diketahui orang banyak termasuk keluarga mereka sendiri.


Ini semua, karena masalah seks bebas,anak lahir secara tidak sempurna & belum siapnya mereka mempunyai sang buah hati. Tapi itu bukan alasan utama & paling utama untuk mereka,tidak merawat anak kandung sendiri sebagaimana mestinya. Mereka adalah generasi penerus kita yang akan menjadi orang besar kelak,entah menjadi Presiden, Dokter, Profesor, Guru, Artis yang akan membanggakan nama orang tuanya bahkan nama negaranya dikemudian hari.



Tapi bagaimana semua itu bisa mereka perjuangakan dengan semangat tinggi,jikalau semua itu pupus & sirna diawal hembusan nafas pertama mereka didunia. Sungguh sangat disayangkan, mereka yang tidak tahu apa pun dengan tiba – tiba harus berbaring kembali diliang tanah merah yang bertuliskan nama mereka sendiri dengan kegelapan & kesepian yang selalu menemani mereka.


Kesimpulan : Jangan pernah malu terhadap anak yang anda lahirkan kelak & dalam kondisi apa pun, tapi malulah kepada diri anda sendiri yang dengan teganya membunuh sejuta impian & harapan dari manusia yang belum sempat berjuang didunia ini.

Kode Etik Di Angkot/angkutan Umum

Kode Etik Di Angkot/angkutan Umum1.Jangan Buang Sampah Di Angkutan Umum

Masyarakat kita pada saat ini, pasti jauh lebih pintar & berpendidikan tinggi pada umumnya. Karena pada saat ini,sudah menjamurnya banyak tempat kursus bimbingan belajar baik itu secara formal & non formal dengan demikian bisa dipastikan masyarakat kita saat ini sudah memulai menunjukan grafik yang tinggi dalam bidang pendidikan.


Tapi sungguh amat disayangkan, karena hal ini berbanding terbalik dengan perilaku masyarakat kita sehari – hari yang kurang terdidik secara baik & benar. Karena kian hari, sudah teramat sering kita menjumpai sampah organik & non organik yang bertebaran dijalan bahkan di Angkutan Umum yang sering kita gunakan. Hal ini menimbulkan dampak kuman & penyakit yang selalu berterbangan,untuk menghinggapi tubuh kita.


Dan tidak lain & tidak bukan, penyebab sampah di Angkutan Umum adalah kita sebagai penumpang & pemakai jasa tranpostasi masal tersebut baik itu kalangan terdidik sampai kalangan tidak terdidik pun ikut punya sumbangsih yang besar terhadap masalah ini. Karena masyarakat kita, hanya didik secara akal & pikiran saja selama ini tanpa memperdulikan masalah sikap & perilaku yang harusnya mereka didik terlebih dahulu sebelum akal & pikiran.



Jangan salahkan pemerintah atau pihak manapun,bilamana terjadi wabah penyakit malaria, demam berdarah bahkan banjir yang selalu datang menghinggapi lingkungan kita. Ini semua berawal dari perilaku & kebiasaan kita sendiri sebagai manusia itu sendiri bukan karena campur tangan siapa pun. Kalau angkutan umum yang kita gunakan setiap hari bersih & bebas dari sampah & pada intinya kita juga yang akan menikmati dampaknya ketika menaiki kendaraan umum tersebut akan merasa nyaman & tenang.


Kesimpulan : Kendaraan Umum seharusnya dijaga & dirawat kebersihannya baik itu dari pihak pemilik kendaraan, juga kita sebagai pengguna alat transportasi umum juga harus ikut peran serta dalam menjaga kebersihaan.Karena kebersihan itu milik bersama & untuk bersama.

Hajatan Adalah Alat Pemersatu Bangsa

Pasti kita sudah tidak asing mendengar kata “ Hajatan “ yang jamak kita jumpai dalam berbagai waktu & kesempatan, karena Hajatan sangat identik dengan suasana ramai & penuh gotong royong antara sesama manusia baik itu berbeda suku,adat bahkan ras kulit. Seakan semua tumpah menjadi satu, dalam acara nan sakral & hikmat bagi semua manusia.

Dibalik kemeriahan Hajatan, banyak tersimpan adat leluhur yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat kita sejak dahulu kala hingga saat ini. Yaitu diantaranya, sifat gotong royong atau saling membantu satu sama lain antara pihak yang mempunyai hajat dengan tetangga sekeliling lingkungannya.Tak ada namanya lagi permusuhan, dendam, perselisihan yang timbul yang ada hanya satu tujuan & satu keyakinan yaitu membantu kesukseskan acara Hajatan tesebut hingga selesai.
Inilah salah satu alat pemersatu bangsa & sebagai penyambung tali silahturahmi yang tetap terjaga, yang tanpa kita sadari bisa terbentuk karena adanya sifat toleransi antara sesama umat manusia tanpa pemikirkan perbedaan yang ada. Banyak cara & upaya, dalam membantu acara Hajatan baik itu secara tenaga & sumbangan materi atau bahan konsumsi yang bisa dipakai. Inilah yang membuat, negara kita paling istimewa dari negara diseluruh dunia yang masih mengedepankan norma & toleransi dibanding sifat individualisme demi kepentingan peorangan.


Kesimpulan : Hajatan memberi kita pelajaran, yang tidak diberikan atau dipelajari dibangku sekolah tentang sebuah pentingnya arti dari kebersamaan & kekeluargaan yang tidak bisa dijelaskan dalam rumus matematika. Karena tidak ada yang bisa mengukur seberapa banyak & seberapa tulus kita dalam membantu sesama yang membutuhkan, karena ketulusan tidak untuk dijual melainkan untuk dipraketkan.

Indonesia Negera Sejuta Budaya Tradisional

Indonesia Negera Sejuta Budaya Tradisional
Indonesia dari dahulu dikenal sebagai negera sejuta budaya tradisional yang tersebar diseluruh penjuru, tidak ada negara dimana pun yang mengalahkan keanekaragaman budaya bangsa kita. Bahkan itu sudah diakui oleh beberapa Negara di dunia yang pernah mencipipi & belajar tentang budaya kita.
Tapi sungguh amat disayangkan, justru mereka yang hidup & bergelut dalam dunia budaya justru secara kehidupan sangat tidak berkecukupan. Bahkan tak jarang dari seniman tradisional, yang rela menjadi pengamen jalanan hanya demi memenuhi kebutuhan sehari – hari keluarga mereka. Tak ada yang peduli & mau peduli tentang hal tersebut, tapi mereka selalu tetap semangat untuk melestarikan budaya tradisional warisan leluhur hingga akhir hayat.
Banyak sudah yang mereka korbankan mulai dari keluarga,harta & waktu demi sebuah seni tradisional yang mereka anggap sebagai nyawa mereka sendiri. Mereka mungkin orang pertama, selain kita, pemerintah atau politisi yang berteriak lantang ketika budaya yang mereka tekuni sejak kecil hingga saat ini diklaim oleh bangsa lain. Nasib mereka, bagai diujung tanduk, yang mana ketika budaya tradisonal itu mulai ditinggalkan atau bahkan punah maka seniman tradisional seperti mereka pun akan ikut punah secara perlahan tetapi pasti.


Tak ada satu pun lembaga atau instansi,yang bisa menjamin hidup mereka sekarang & nanti sebagai seniman tradisional sekaligus pahlawan budaya.Karena dari tubuh & semangat merekalah,budaya kita akan tetap ada & dikenal hingga generasi berikutnya.
Kesimpulan : Mungkin mereka bukan pahlawan yang tercatat dalam buku sejarah pendidikan,yang akan terus dikenang sepanjang masa tapi mereka adalah manusia super melebihi kemampuan akal & tubuh mereka sendiri untuk tetap berjuang melestarikan budaya asli bangsa Indonesia yang mulai di tinggalkan oleh generasi muda saat ini.

Jadikanlah Semangatmu Lebih Tinggi dari Badanmu

jadikanlah semangatmu lebih tinggi dari badanmu
Setiap dari kita pasti ingin dilahirkan ke dunia dengan keadaan sempurna, dengan kata lain tidak kekurangan satu pun yang membuat tubuh kita terlihat berbeda dengan orang lain. Tapi harapan hanya tinggal harapan saja, karena semua yang kita harapkan belum tentu di terima oleh Tuhan karena satu alasan satu & lain hal.
Tapi saya selalu percaya, ada makna positif tersembunyi dibalik itu semua tergantung kepada kita memandang cobaan tersebut kedepannya. Seperti banyak dari saudara – saudara kita diluar sana, yang memiliki keterbatasan fisik dalam bentuk kurangnya tinggi badan alias Kerdil. Yang mana mereka selalu & selalu diremehkan setiap kali ke luar rumah dari kecil bahkan sampai mereka dewasa & mempunyai anak.
Seakan tak ada ruang kesempatan sedikit pun untuk mereka meraih harapan & impian seperti kita yang normal. Mereka juga sama seperti kita, yang membedakan kita mereka dengan kita hanya ukuran tinggi badan sedangkan semangat mereka terkadang melebihi kita yang selalu mengeluh setiap saat tanpa alasan yang jelas. Padahal yang kita keluhkan itu tidak penting, atau dengan kata lain beban yang mereka tanggung jauh lebih berat dibanding kita.

Mereka juga ingin seperti kita,mereka juga ingin punya pasangan normal seperti kita & mereka juga ingin dihargai sama seperti kita. Tapi mengapa kita membunuh setetes harapan mereka dengan sindiran kasar & tatapan meloto setiap kali berjumpa dengan mereka ? Apakah mereka terlihat seperti maling ?
Meski dengan segala keterbasan fisik, tak akan menghalangi mereka untuk terus maju & maju untuk meraih masa depan yang lebih baik dari segala aspek kehidupan. Mungkin tubuh mereka tidak setinggi kita, tapi jangan tanyakan semangat mereka ? karena semangat mereka jauh lebih tinggi dari pada kita yang normal. Kami tidak butuh dihargai, yang kami butuh hanya perlakuan sama seperti manusia normal pada umumnya yang mendapatkan pekerjaan layak, mendapatkan pasangan yang normal & mendapatkan pengakuangan bahwa kami ada.
Kesimpulan :
Derajat manusia tidak diukur dari seberapa tinggi badan, pintar atau seberapa banyak harta yang anda punya saat ini, melainkan seberapa tinggi anda memperlakukan semua manusia dengan sama & seimbang tanpa membedakan bentuk fisik, kulit, suku & asal mereka.

PSK Bukan Sampah Masyarakat

PSK Bukan Sampah Masyarakat
Banyak dari kita, yang seakan memberi predikat Hitam secara langsung maupun tidak langsung kepada para pekerjaan “ Pekerja Seks Komersial " atau yang biasa dikenal dengan PSK dikalangan masyarakat pada umumnya. Semua lapisan masyarakat seakan hanya bisa menghakimi mereka secara membabi buta.


Tanpa pernah ada yang peduli dengan latar belakang mengapa mereka menjadi seperti itu hingga kini.Dan dari dahulu juga,kami seakan menjadi sampah masyarakat yang terpinggirkan dari keramaian disekitarnya. Tak ada yang mau bersinggungan bahkan berteman dengan orang seperti mereka, dan seakan mereka lebih hina dari pada binatang dijalan. Teman mereka hanya dinginnya malam & gelapnya malam, yang selalu menemani mereka disaat suka & duka bahkan ketika meninggal nanti.


Tak ada yang peduli dengan kondisi mereka sekarang & nanti,tak ada yang bisa memberikan jalan tengah untuk menyelesaikan masalah mereka,yang ada hanya gemuruh petir yang saling bersambaran menuju kearah mereka. Jangan salahkan mereka,kalau pacar atau bahkan suami anda pernah tidur dengan mereka selama ini karena bukan mereka yang bisa memilih mana yang harus menemani mereka malam ini. Melainkan pasangan anda sendiri, yang secara nafsu binatang memilih wanita yang harus menemani mereka disaat malam tiba.


Dari dahulu hingga sekarang, sudah banyak ratusan ribu anak yang putus sekolah terselamatkan secara perlahan dengan biaya dari ibu mereka menjadi penjajah malam. Sudah banyak ratusan ribu, pedagang yang mencari penghasilan utama dari para para pengunjung psk. Tapi tidak banyak, orang yang mau peduli tentang kehidupan mereka selama ini. Dan jangan salahkan mereka,kalau mereka bekerja sebagai “ Penjaja Seks Komersial “ karena tidak ada manusia didunia ini yang mau memilih mendapatkan pekerjaan tersebut.


Kesimpulan : Mereka hanya sekumpulan manusia,yang masih gigih berjuang ditengah kerasnya kehidupan.Mereka juga tidak lebih hina dari pada para pejabat dinegeri ini yang,hanya peduli dengan perut mereka sendiri tanpa pernah peduli dengan suara rakyat.

Lestarika Ayo Bangkit Lagu Daerah Anda

Ayo Bangkit Lagu Daerah

Setiap dari kita,pasti lahir dari berbagai suku & tempat yang berbeda satu sama lain. Tapi bukan hanya kampung halaman saja yang selalu kita ingat, melainkan juga dengan sebuah tradisi & lagu daerah yang melekat dalam hati kita & menjadi kenangan yang tidak akan pernah terlupakan sepanjang hidup kita.


Walaupun kita tinggal dilokasi yang jauh dari kampung halaman saat ini & nanti, pasti kita tidak bisa melepaskan atau bahkan melupakan semua itu dari benak kita. Karena itu, merupakan sebuah identitas diri kita yang sebenarnya hingga nanti kembali kepada Tuhan. Pada saat ini, ditengah maraknya lagu Pop, Rock, Metal & Jazz yang secara deras memasuki pasar musik Indonesia. Dan secara perlahan tetapi pasti menggusur dominasi musik tradisional daerah Indonesia yg beraneka ragam.


Sungguh menyedihkan sekali, seakan lagu daerah pada saat ini hanya dijadikan symbol & lagu pemeriah saja yang dikumandangkan secara merdu di hari - hari tertentu saja dari tahun ke tahun. Generasi muda,hanya suka dengan lagu Barat & Korea saja yang sedang menjadi Trend dikalangan anak muda saat ini. Seolah tidak ada rasa memiliki kita, terhadap musik daerah tersebut sama sekali hanya disaat lagu daerah tersebut di klaim oleh negara & bangsa lain. Kita baru memiliki rasa kepedulian memiliki akan sebuah budaya bangsa yang harus dijaga & lestarikan.


Padahal lagu daerah Indonesia,lebih punya filosofi & arti yang luas dalam tafsirannya dikehidupan manusia.Dibanding lagu Jazz, Pop, Metal & Rock tapi mengapa kita seakan tidak peduli dengan itu semua ? Padahal itu adalah warisan nenek moyang & para Wali Songo kita dahulu kala,


1. Ingatlah lagu daerah kita setiap saat, maka kita akan mengetahui jati diri kita yang sebenarnya.
2. Ingatlah lagu daerah kita setiap saat, maka kita akan mengiat nenek & kakek kita dahulu yang mendidik kita dengan hati.
3. Ingatlah lagu daerah kita setiap saat, karena disaat kita meninggal nanti kita akan diistirahatkan di tanah Bumi Pertiwi ini bukan di tanah bangsa lain.
4. Ingatlah lagu daerah kita, sebelum lagu daerah ini hilang.



Kesimpulan : Dengan tulisan singkat saya ini, mudah – mudahan bisa menggugah rasa kepedulian kita semua tentang sebuah nilai & asset budaya bangsa yang tidak ternilai harganya oleh uang sebanyak apa pun. Mulai dari pribadi kita yang menjaga & melestarikan itu semua, jangan tunggu orang lain bertindak karena kita diciptakan untuk berbuat bukan menunggu.

Kesedihan Dibelakang Panti Jompo

Kesedihan Dibelakang Panti Jompo
Inilah cerita yang membuat saya untuk pertama kalinya menangis,karena melihat & mendengar sebuah kisah yang sangat mengharukan dari kehidupan di Panti Jompo yang sangat menyentuh hati.Ketika kita masih kecil,kita selalu dirawat dengan penuh senyuman kebahagian oleh kedua orang tua.Tapi sungguh ironi dibalik semua kasih sayang yang tulus dari orang tua kepada kita,hinggga kita sudah bisa menjadi manusia yang bisa berjalan tegap diatas bumi yang kering kerontang.


Inilah sedikit kisah pilu,dari perjuangan orang tua kita yang tulus ikhlas menuntun kita menjadi sosok pribadi yang berahlak & mempunyai segala macama yang ada didunia.Tapi sungguh sangat di sayangkan dibalik perngorbanan & perjuangan orang tua kita,terasa tidak ada artinya dimata sang anak yang sudah tumbuh besar & gagah.

Bahkan jika kita semua melihat Panti Jompo yang semakin hari semakin ramai di Indonesia,inilah potret durhaka seorang anak yang tidak menghargai orang tua mereka sendiri.Karena banyak diantara kita,yang dengan teganya menitipkan orang tua mereka ketika sudah menjadi keriput & lemah tidak seperti dahulu kala.Agar tidak menjadi beban kita,ketika kita sudah mempunyai keluarga baru dengan pasangan kita.

Apakah mungkin mereka malu ada orang tua ini yang miskin ?
Apakah mereka tidak bisa sedikit saja merawat orang tua mereka ketika sudah menjadi keriput ?
Apakah hati anak yang mulia sewaktu kecil sudah tertutup dengan harta dunia ketika menjadi dewasa ?


Sesungguhnya semua yang kita dapat & miliki saat ini & sekarang,adalah berkat bantuan moral & material orang tua kita yang selalu & selalu mendoakan anaknya dari bangun tidur hingga sampai tertidur lelap dimalam hari.Percuma jika anda punya harta & jabatan yang berlimpah didunia ini,jika anda tak mau merawat & menjaga orang tua anda sama ketika anda dirawat oleh beliau sewaktu kecil dahulu tanpa pernah mengeluh sedikit pun.

Kesimpulan : Ingatlah wahai anakku walaupun kamu melupakan & menelatarkan aku sekarang & nanti,aku akan selalu ada disetiap jika kamu membutuhkan aku.Dan tak ada satu pun,agama yang memperbolehkan untuk menitipkan orang tua kita ke orang lain apalagi Panti Jompo.

Kisah Diujung Puncak Mercusuar

Kisah Diujung Puncak Mercusuar Friday, December 16, 2011 Tak banyak dari kita yang tahu atau bahkan mau tahu, tentang sebuah pekerjaan yang sungguh sangat berjasa tapi tidak pernah dipedulikan keberadaannya dari dahulu hingga saat ini yaitu Penjaga Menara Mercusuar. Yang tidak pernah dibayangkan oleh kita semua, apa lagi menjadi sebuah cita – cita itu sangat tidak mungkin.

Karena begitu banyak waktu, tenaga, bahkan keluarga yang mereka tinggalkan demi sebuah bentuk pengabdian kepada bangsa ini. Mungkin bagi kita pengabdian mereka selama menjaga Mercusuar tidak ada artinya sama sekali, tapi bagi mereka menjadi penjaga Mercusuar adalah bentuk penghargaan dalam bentuk amanat yang harus dilaksanakan hingga detik terakhir. Karena mungkin dengan cara itu, mereka sudah melakukan tindakan yang berguna buat bangsa sebelum meninggal nanti.


Merekalah orang pertama & paling terdepan dalam memberikan arah kepada setiap Perahu yang berlayar tentang arah dan tujuan mereka agar tidak salah arah & mereka jugalah orang pertama yang memberitahu penduduk jika ada bahaya Tsunami ditengah laut, bahkan mereka jugalah orang pertama yang meninggal ketika bencana Tsunami itu datang menerpa daratan. Tapi mereka bukan orang pertama,yang sering diekspose oleh media massa atau diperhatikan kehidupannya oleh Negara.


Dan menjadi penjaga Mercusuar seperti mereka, harus dibutuhkan kesiapaan mental dalam segala hal termasuk survival untuk mencari bahan makanan, bangun ditengah malam untuk saling bergantian menjaga wilayah kesatuan NKRI.Memang menjadi Penjaga Mercusuar seperti mereka,tidaklah menjanjikan untuk menjadi orang yang kaya harta, popularitas & jabatan seperti kita yang bekerja dikantoran saat ini atau bahkan nanti. Tapi tidak semua pekerjaan itu dinilai dari seberapa banyak uang yang kita terima, melainkan seberapa besar manfaat yang kita berikan untuk khayalak banyak bukan hanya untuk 1 instansi saja.

cara duduk di angkot/angkutan umum

1. Mari Berbagi Tempat Duduk

cara duduk di angkot/angkutan umum Bagi saya atau bahkan anda semua,yang menggunakan alat tranportasi umum dari dahulu hingga sekarang pasti sudah tidak asing lagi dengan keramaian sesak dari kendaraan umum yang kita tumpangi baik itu dikota besar seperti Jakarta atau kota – kota seperti yang ada didaerah dari Sabang sampai Merauke.

karena tranportasi umum,adalah alat dasar yang mau tidak mau harus kita gunakan secara sukarela.Karena sebagai alat perantara yang menghantarkan kita ketempat tujuan kita,mungkin tak banyak orang yang mau berdiri berlama – lama jika berada didalam Bus Kota, Kereta atau Busway.Yang penuh sesak,berdesak – desakan dengan penumpang lain baik itu tua maupun muda – mudi.


Tapi coba berikan kesempatan duduk anda kepada orang yang lebih membutuhkan seperti ibu hamil,ibu membawa anak,lansia & penyandang cacat dengan sukarela tanpa ada paksaan dari orang lain & tanpa melihat ada atau tidaknya papan pemberitahuan. Karena tak jarang atau bahkan sering,banyak dari kita yang kurang peduli dengan hal tersebut yang berdampak langsung pada diri kita sebagai manusia sosial berubah menjadi manusia angkuh yang tidak mau peduli tentang apa yang ada didekatnya.


Mungkin rasa individualisme diri anda belum bisa dikurangi, karena anda sendiri sebagai manusia belum merasakan dampak dari apa yang anda lakukan sekarang dari hal sederhana bisa berdampak di kemudian hari jika anda membutuhkannya. Karena saya selalu percaya & terus percaya, tentang apa yang disebut hukum alam atas timbal balik apa yang kita lakukan baik itu positif maupun negatif.Anda sendiri yang akan menentukannya sekarang & nanti.


Dan berbagi kepada sesama tidak harus mengeluarkan uang atau harta yang kita punya,dengan hal & perbuatan kecil saja sudah bisa disebut berbagi asal kita sebagai pemberi harus ikhlas & tulus dalam berbagi. Jangan hanya berbagi di Bulan Suci Ramadhan saja, 11 bulan lain tidak berbagi kepada sesama itu berarti perbuatan baik anda selama Bulan Suci Ramadhan hanya kedok untuk menutupi keburukan anda di 11 bulan berikutnya.

Kesimpulan : Ini adalah bentuk ajakan kepada kita semua sebagai mahluk sosial,yang harus saling tolong menolong tanpa pandang bulu kepada sesama yang lebih membutuhkan bantuan kita.Dan berbagi tempat duduk dikendaraan umum,tidak akan mengurangi rezeki anda sekarang & nanti jadi apa susahnya berbagi

Perbandingan Universitas Negeri Vs Swasta

Universitas Negeri Vs Swasta
Dari dahulu sampai saat ini,banyak dari kita semua yang mendambakan masuk ke Universitas Negeri ketika sudah melewati jenjang bangku Sekolah Menengah Atas ( SMA ). Banyak cara & upaya untuk mensukseskan impian tersebut, baik berupa cara positif maupun negative. Seolah ini menjadi sebuah mindset yang melekat dimasyarakat Indonesia & susah dihilangkan, entah itu dengan alasan kualitas atau kebanggaan tersendiri.




Seakan pola yang dibentuk itu,menimbulkan sebuah pandangan yang melekat tentang kualitas Universitas Negeri jauh lebih baik ketimbang Universitas Swasta. Karena banyak dari lulusan Universitas Negeri yang jauh lebih sukses ketika lulus dari sekolah tersebut, walaupun tidak semuanya yang sukses & berhasil sesuai dengan tayangan iklan yang sering di ekpose di Media Massa.


Walaupun begitu, Universitas Swasta pada saat ini mengalami kemajuan yang jauh lebih pesat dari segi kualitas & kwantitas bahkan melebihi Universitas Negeri pada umumnya yang berkembang jika ada suntikan dana bantuan dari pemerintah alias belum 100% mandiri.Tapi secara keseluruhan baik itu Universitas Negeri atau Universitas Swasta, mempunyai satu persamaan yang pasti yakni ketika sudah lulus dari jenjang bangku pendidikan tetap saja & selalu saja menjadi seorang pelamar kerja disebuah perusahaan multinasional atau nasional,baik itu lulusan dengan nilai terbaik ( cumlaude ) atau lulusan dengan nilai seadanya.



Jarang sekali dari kita semua, yang berani melawan deras arusnya yang silih berganti menggoda kita semua. Karena masih banyak & teramat banyak,dari saudara – saudara kita yang masih buta huruf & putus sekolah yang tersebar diseluruh penjuru Indonesia dari Sabang Hingga Merauke. Jadi tidak ada salahnya,jika dari kita hendaknya memberikan sedikit ilmu yang kita dapat untuk mendidik mereka menjadi manusia yang terdidik baik secara hati maupun otak.


Kesimpulan : Lulusan terbaik bukan dari lulusan Universitas Negeri atau Swasta terkemuka, melainkan bagaimana ilmu yang mereka dapat dibangku sekolah bisa diamalkan untuk orang – orang yang lebih membutuhkan bukan hanya sekedar membutuhkan. Karena itulah tujuan ilmu yang sebenarnya yang kita semua pelajari dari kecil hingga detik ini.

Jangan Berpikir Anak PSK Selalu PSK

Kami Anak PSK Tapi Bukan PSK Setiap dari kita, pasti ingin dilahirkan dari keluarga beraliran darah kaya raya,cantik,tampan sampai keturunan darah biru alias keraton. Tapi keinginan itu hanya tinggal angan -  angan & harapan semu belaka yang tidak akan pernah terwujud ketika kita dilahirkan dari keluarga yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komerlias ( PSK ).


Karena bagi kita dari dahulu kala hingga saat ini, mereka yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersil ( PSK ) adalah sebuah aib keluarga yang sudah mendapat predikat Hitam dikalangan masyarakat pada umumnya. Hal ini memang benar, tapi apakah predikat tersebut melekat pada anak mereka yang lahir ke dunia ini ? 

Sebenarnya tidak harus begitu, tapi sungguh ironi semua hal tersebut ternyata menurun bukan karena kemauan mereka sendiri atau pun kemauan orang tua mereka. Tapi karena predikat tersebut di berikan & diciptakan oleh manusia manusia tidak bertanggung jawab seperti kita. Yang dengan sengaja membunuh harapan & mimpi dari setiap Tunas Bangsa yang belum secara bebas menghirup kotor & bersihnya udara di dunia ini.

Dan apakah orang yang dilahirkan dari keluarga kaya akan menjadi kaya juga ? Dan apakah orang yang dilahirkan dari kelurga miskin akan menjadi miski juga ? Tentu tidak, karena yang menentukan masa depan setiap manusia bukan dilihat dari garis tangannya atau pun darah yang mengalir di tubuhnya setiap detik.

Tapi semangat & harapan mereka untuk melawan keras kehidupan ini & juga kepalsuan setiap ucapan,gerak & senyuman seperti lantunan drama musikal di Broadway Theater yang ramai bergemuruh tapi penuh skenario kepalsuan & kebohongan yang indah terlihat diatas panggung tapi tidak indah dibelakang panggung.

Kesimpulan : Jika anda berfikir & berkata anak kecil seperti mereka akan menjadi atau memang sudah pasti menjadi Pekerja Seks Komersial ( PSK ). Lalu apakah orang seperti anda, derajatnya lebih tinggi dari pada Pekerja Seks Komersial ( PSK

Budayakan Gotong Royong Di Negara Kita

Gotong Royong merupakan suatu kegiatan sosial yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dari jaman daulu kala hingga saat ini.Rasa kebersamaan ini muncul,karena adanya sikap sosial tanpa pamrih dari masing-masing individu untk meringankan beban yang sedang dipikul.Hanya di Indonesia,kita bisa menemukan sikap gotong royong ini karena di negara lain tidak ada sikap ini dikarenakan saling acuh tak acuh terhadap lingkungan di sekitarnya.


Ini merupakan sikap positif yang harus di lestarikan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kokoh & kuat di segala lini.Tidak hanya dipedesaan bisa kita jumpai sikap gotong royong,melainkan di daerah perkotaan pun bisa kita jumpai dengan mudah.Karena secara culture,budaya tersebut memang sudah di tanamkan sifat ini sejak kecil hingga dewasa.

Karena ini merupakan salah satu cermin yang membuat Indonesia bersatu dari sabang hingga merauke,walaupun berbeda agama,suku & warna kulit tapi kita tetap menjadi kesatuan yang kokoh.Inilah alah satu budaya bangsa yang membuat Indonesia,di puja & puji oleh bangsa lain karena budayanya yang unik & penuh toleransi antar sesame manusia.

LPI: Batavia tundukkan Persibo 2-0

Persibo Bojonegoro gagal meraih hasil positif pada laga perdananya di Liga Primer Indonesia. Menjamu Batavia Union di Stadion Letjen H Soedirman, tuan rumah tunduk dengan skor 0-2.
Mendapat dukungan dari ribuan fansnya, Persibo malah terhentak saat gawang mereka sudah harus kebobolan di menit kedua. Dari skenario tendangan bebas di sisi kiri pertahanan tuan rumah, bola yang diumpan Javier Rocha tepat mengarah ke kepala Juan Cortez, yang dengan tandukannya mengarahkan bola ke dalam gawang.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi di menit selanjutnya. Di menit 11 tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan, namun kegemilangan kiper Fauzi Toldo membuat gawang Batavia urung jebol.

Di menit 23 publik tuan rumah kembali dibuat terbungkam. Kali ini Muhammad Iskandar yang merobek gawang tuan rumah melalui golnya dan mengubah skor menjadi 2-0.

Selang beberapa menit, Batavia punya kesempatan memperbesar keunggulan saat wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran yang dibuat pemain belakang Persibo. Namun Leandro, yang maju sebagai eksekutor, gagal memaksimalkan kesempatan tersebut. Sepakannya dibaca kiper.

Di babak kedua, tak ada satupun gol yang tercipta. Sampai wasit meniup peluit akhir, skor tetap 0-2 untuk kemenangan tim tamu Batavia Union tak berubah.

ISL: Persija atasi Arema 2-1

Persija Jakarta mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang saat menjamu Arema Indonesia. Dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1/2011), ‘Macan Kemayoran’ menang tipis 2-1.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat Persija naik ke posisi dua klasemen sementara Indonesia Super League dengan poin 17. Tim asal ibukota itu terpaut dua poin dari Persipura Jayapura yang masih duduk di posisi teratas.

Sementara buat Arema, kekalahan ini memaksa mereka turun satu anak tangga ke posisi tiga. Sang juara bertahan sudah mengumpulkan 14 poin dari delapan laga.

Jalan Pertandingan

Arema lebih dulu mengancam gawang Persija saat laga baru berjalan tujuh menit saat tandukan Pierre Njanka dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis kiper Hendro Kartiko.

Di beberapa menit berikutnya laga antara dua klub papan atas Indonesia itu berlangsung ketat. Baik ‘Macan Kemayoran’ maupun ‘Singo Edan’ bergantian membangun serangan meski tak satupun yang bisa berujung gol.

Tim tamu lagi-lagi membuang peluang bersih saat laga masuk menit 26. Berdiri di tiang jauh dan berhasil menanduk bola umpan crossing dengan sempurna, tandukan Noh Alamsyah ke gawang yang sudah kosong dimentahkan tiang gawang.

Di paruh kedua babak pertama Persija makin gencar membangun serangan. Melalui Aliyudin, Greg Nwokolo dan bahkan Ismed Sofyan, yang kerap maju ke depan, gempuran-gempuran terus datang ke arah kiper Kurnia Meiga.

Aliyudin nyaris membuat The Jak bersorak kegirangan saat umpan yang coba dia lepaskan dari sayap kanan justru mengarah ke gawang dan membentur mistar. Kejadian di menit 38 tersebut berlanjut semenit berselang melalui sepakan kaki kiri Ismed dari luar kotak penalti yang cuma menyasar sisi luar gawang.

Di menit akhir babak pertama Persija akhirnya membuka keunggulan. Menerima umpan dari tengah lapangan, Nwokolo melakukan sprint ke kotak penalti, dia sempat memperdaya seorang bek lawan sebelum melepaskan tendangan yang bersarang di dalam gawang. Persija unggul 1-0 saat turun minum.

Tiga menit babak kedua berjalan Nwokolo kembali menebar ancaman, sebuah upaya yang terbuang berkat kegemilangan kiper Arema.

Memasuki menit 67 Noh Alamsyah mensia-siakan kesempatan lain yang datang padanya. Berusaha me-rebound bola yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Hendro Kartiko, sepakan dia melayang jauh dari sasaran. Justru gawang Arema yang harus kebobolan lewat aksi Agu Casmir semenit berselang.

Menerima umpan lemparan ke dalam, dengan sangat tenang dia meliak-liuk melewati dua bek Arema di tepi kotak penalti. Saat tinggal berhadapan dengan kiper Kurnia dia melepaskan tendangan keras ke sudut sempit dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Arena akhirnya berasil memperkecil ketinggalan melalui Roman Chmelo. Dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan persija, tanpa kawalan dia melompat menanduk bola yang melambung ke dalam gawang dan tak sampai dijangkau Hendro Kartiko. Skor berubah menjadi 2-1.

Di menit-menit akhir laga, Persija masih terus menekan pertahanan tamunya demi mencari gol tambahan. Salah satu peluang yang tercipta datang dari pemain pengganti Bambang Pamungkas, yang lagi-lagi masih bisa diantisipasi kiper Arema.

Hingga akhirnya wasit meniup peluit panjang, skor akhir laga bertahan di angka 2-1.

via Detiksport

Piala AFF: Gagal jadi tuan rumah, Filipina minta jatah

Mantan Presiden Federasi Sepakbola Filipina, Jose Mari Martinez, akan bertolak ke Jakarta untuk membicarakan secara detil dua laga final yang akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Di Jakarta nanti, Martinez akan berdiskusi dengan Sekejen Sepakbola ASEAN (AFF), Dato Pail Mony Samuel, dan Ketua Komite Kompetisi, Ravy Khek, untuk menyelesaikannya.

Sebelumnya, pemain Timnas Filipina marah dan tak mau menerima jika mereka bermain di Jakarta. Bahkan mereka meminta lebih baik main di Hanoi, Vietnam daripada di SUGBK.

“Saya sudah berbicara dengan Ravy melalui telepon dalam dua hari terakhir, dan saya memutuskan untuk menyerahkan hak tuan rumah semi-final. Karena itu, sebagai presiden PFF, saya memutuskan untuk memberikan leg pertama ke Jakarta," ujar Martinez.

“Tidak banyak orang yang tahu atau menerima bahwa kami tidak mempunyai stadion sepakbola yang sesuai keinginan AFF. Kami sudah mengecek tiga stadion yang memungkinkan, tapi tidak ada satu pun yang sesuai dengan standar FIFA dan AFF,” ungkap Mari Martinez dilansir laman Philstar.

“Saya pikir tempat netral tidak akan bisa menghadirkan penonton sebesar yang ada di Jakarta. Saya tidak ingin menghilangkan kesempatan tim nasional mendapat pengalaman bermain di hadapan 80 ribu penonton. Saya juga memikirkan tentang keuntungan yang akan diperoleh.”

Mari Martinez mengungkapkan, ia akan berusaha keras bernegosiasi dengan AFF mengenai pembagian keuntungan. Mari Martinez memperkirakan Stadion Utama Gelora Bung Karno akan disaksikan 80 ribu penonton.

“AFF akan menanggung tiket pesawat kami dan tempat penginapan. Itu diluar pembagian keuntungan yang akan terima. Saya tidak akan menerima tawaran leg semi-final kalau tak ada keuntungan 50 persen untuk tim nasional kami. Saya akan memberikan semua uang itu untuk pemain,” tutur Mari Martinez.

“Dan Palami hanya seorang tim manajer. Saya akan mengganti semua biaya yang sudah dia keluarkan. Tapi sebagian besar uang itu untuk pemain, karena mereka sudah bekerja keras.”

Mari Martinez memperkirakan pihaknya bakal mendapat sedikitnya $200 ribu dari penjualan tiket semi-final.

“Jika penonton berjumlah 40 ribu, dan kami mendapatkan $5 dari setiap lembar tiket yang dijual, kami akan mendapatkan $200 ribu. Tapi jika penonton mencapai 80 ribu, maka kami mendapat $400 ribu. Itu hanya untuk satu pertandingan. Kami akan menjalani dua laga di Jakarta,” jelas Mari Martinez.

Piala AFF: Harga tiket semifinal melonjak

Jelang semifinal Piala AFF 2010 antara Filipina melawan Indonesia, Panitia Lokal menaikkan harga tiket hingga 100 persen.

Semifinal akan digelar pada 16 dan19 Desember nanti dan panitia siap mencetak 70.725 lembar tiket untuk leg pertama. Jumlah itu 10 ribu lembar lebih banyak dibandingkan saat babak penyisihan grup A sebelumnya.

"Untuk kelas tertinggi yakni VVIP, yang dicetak dalam jumlah terbatas, kami menaikkannya dari semula Rp. 250 ribu menjadi Rp.500 ribu,'' terang Ketua Panitia Lokal, Joko Driyono.

Alasan Joko menaikkan harga tiket untuk menutupi biaya pertandingan yang ditanggung sebelumnya saat laga penyisihan di grup A, termasuk pertandingan terakhir yang dimainkan di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.

Harga tiket yang tidak dinaikkan, hanya untuk di bagian tribun seharga Rp. 50.000.

"Tiket semifinal leg pertama sudah bisa diperoleh mulai Senin (13/12) nanti di loket-loket yang sama,'' tutup Joko.

Berikut Daftar Harga Tiket:

VVVIP: Dari Rp. 250.000 menjadi Rp. 500.000
VIP Timur: Dari Rp. 150.000 menjadi Rp. 250.000
Kategori I: Dari Rp. 100.000 menjadi Rp. 150. 000
Kategori II (Belakang Gawang): Dari Rp. 75.000 menjadi Rp. 100.000
Tribun: Tetap Rp. 50.000
 
Support : Creating Website | JGA | Radarjember.Com
Copyright © 2011. RAngkuman Berita Terbaru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Radarjember.Com
Proudly powered by Blogger