RAngkuman Berita Terbaru: firefox
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label firefox. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label firefox. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Database Menggunakan Microsoft Access

Untuk membuat database beserta tabel-tabelnya dengan menggunakan Microsoft Access, maka terlebih dahulu Anda harus memahami gambaran sebuah struktur database (baca disini: Database itu apa?). Perlu diketahui bahwa jika Anda ingin membuat suatu program, Anda memerlukan file database yang akan diproses. File database ini hanya dibuat struktur databasenya saja, tidak perlu diisi langsung record-nya. File database ini juga dibuat satu kali saja, selanjutnya melalui perintah-perintah program file database tersebut diproses.
Untuk membuat file database, Anda dapat menggunakan program Microsoft Access, SQL, atau Oracle. Pada artikel ini Anda menggunakan Microsoft Access, namun Microsoft Access yang akan ditulis disini hanya sebatas untuk membuat struktur databasenya saja.

Untuk membuat database kosong dengan Microsoft Access lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Jalankan aplikasi Microsoft Access (yang digunakan pada artikel ini Microsoft Access 2003).
  2. Pilih "Blank Database".
  3. Setelah itu akan muncul tampilan kotak dialog File New Database yang meminta Anda untuk memberikan nama File Database serta memilih lokasi  di mana data akan disimpan.
  4. Klik pada kolom file name, gantilah db1 dengan coba1.
  5. Setelah nama database ditentukan pilih Create. Kemudian akan muncul tampilan seperti Gambar 1.
Gambar 1. Kotak coba1 Database

Membuat Tabel Database Baru

Setelah Anda selesai membuat database baru yang masih kosong yaitu coba1.mdb, langkah berikutnya yaitu merancang dan membuat tabel pada database tersebut, yang nantinya akan diisi. Namun sebelum Anda memulainya, terlebih dahulu Anda harus mengenal jenis data yang akan dipakai dan ditempatkan pada setiap field database. Jenis data tersebut adalah:
  • Text, dapat menerima huruf, angka, tanda baca, dan spasi. Sebuah field yang berisi data teks ini dapat menampung 255 karakter, atau sebanyak yang kita inginkan yaitu dengan menentukan besarnya karakter data dengan mengatur properti Field size-nya.
  • Memo, dapat menerima teks apa saja sebagai suatu keterangan atau catatan. Data ini dapat menampung 65.535 karakter.
  • Number, berisi data bilangan yang digunakan untuk perhitungan matematis. Lebar kapasitas data ini bergantung pada properti fieldSize.
  • Currency, berisi data bilangan yang digunakan dalam perhitungan matematis terutama untuk perhitungan yang berkaitan dengan uang termasuk data-data dengan 1 s/d 4 angka di belakang tanda desimal, besar nilainya tepatnya adalah -922.337.203.685.477.5808 s/d 922.337.203.685.477.5807.
  • Yes/No, berisi nilai yes atau no, atau field yang hanya memiliki dua kemungkinan nilai (yes/no, on/off atau true/false).
  • Auto number, berisi bilangan yang berurutan atau bilangan acak yang unik dimana secara otomatis diberikan oleh Microsoft Access saat record baru ditambahkan ke dalam tabel. Jenis data auto number ini memiliki sifat tidak dapat diubah-ubah nilainya oleh user.
  • Date/Time, hanya dapat menerima tanggal/waktu, dan nilai datanya dari tahun 100 sampai dengan 9999.
Setelah Anda mengetahui jenis-jenis data yang dipakai dan ditempatkan pada setiap field database, maka berdasarkan jenis data tersebut, buat dan rancanglah sebuah tabel database baru dengan mengikuti langkah berikut:
  1. Pada jendela database seperti pada Gambar 1, klik tombol New, setelah itu akan muncul kotak dialog New Table seperti pada Gambar 2.
  2. Pada kotak dialog New Table tersebut, pilih Design View kemudian klik tombol OK, maka akan muncul kotak dialog Table database seperti Gambar 3.
  3. Klik baris pertama dari kolom Field Name, kemudian ketikkan Kode Barang pada kolom Field Name tersebut sebagai nama field name. Field ini nantinya akan diisi data kode barang.
  4. Tekan tombol Enter, maka pointer akan berpindah ke kolom Data Type. Isi teks pada kolom Data Type tersebut.
  5. Tentukan lebar data pada field size dengan mengubah angka 50 menjadi angka 6.
  6. Ulangi langkah 3 sampai 5 dengan berpindah baris, tambahkan field Nama Barang (tipe Text, Lebar 30), field Harga Satuan (tipe Number), dan field Banyaknya Barang (tipe Number, Integer).
  7. Jika proses pengisian serta pembuatan tabel selesai dan Anda ingin menutup dialog Design Table, tutuplah Windows Table 1 dengan menekan icon "X" di pojok kanan window, kemudian klik tombol Yes untuk menyimpan tabel desain yang telah dibuat. Setelah Anda  menutup kotak dialog tabel, Microsoft Access akan menampilkan kotak isian "Save As", kemudian ketikkan nama tabelnya dengan nama yang Anda inginkan, misalnya "Barang" dan klik tombol OK untuk menutup kotak tersebut.
  8. Microsoft Access kemudian akan mengingatkan bahwa tabel yang Anda buat belum mempunyai kunci primer (primary key). Saat ini kliklah tombol No.
Gambar 2. Kotak Dialog New Table


Gambar 3. Kotak Dialog Table Database

Memodifikasi Tabel Database

Karena suatu file database dapat terdiri atas satu atau banyak tabel, maka jika Anda membuka atau mengaktifkan satu file database, seluruh tabel dalam file database Microsoft Access yang Anda buka dapat langsung bisa dilihat, dipilih, atau diubah. Untuk itu lakukan langkah-langkah  berikut ini untuk membuka dan memodifikasi tabel database sebagai berikut:
  1. Pilih dan buka file database yang telah Anda buat yaitu coba1 sehingga akan muncul kotak dialog database AVB.
  2. Pilih tabel Barang yang ingin dimodifikasi (diperbaiki, dihapus, atau ditambah) field databasenya, kemudian klik Design, maka akan muncul kotak dialog tabel barang.
  3. Modifikasi field database yang ingin Anda modifikasi, dengan menggunakan langkah-langkah yang hampir sama dengan membuat tabel database baru. Misalnya Anda tidak memerlukan field database harga satuan, maka kliklah harga barang lalu hapus field harga satuan sekaligus jenis tipe datanya. Namun jika Anda ingin mengganti harga satuan menjadi harga barang, kliklah field name "Harga Satuan" kemudian ganti menjadi harga barang.
  4. Setelah selesai memodifikasi field database, tutup kotak dialog tabel barang tersebut dengan mengklik icon "X" pada kotak dialog tabel barang, kemudian klik Yes untuk menyimpan tabel database yang telah dimodifikasi tersebut.

cara memblokir situs porno dari firefox,mozila/web browser

Mendapatkan informasi melalui teknologi internet sudah menjadi kebutuhan banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi internet tentu berdampak positif bila digunakan dengan tujuan baik. Namun, dampak positif dari teknologi internet juga dapat berakibat buruk bila digunakan secara tidak bertanggung jawab. Bukan hanya orang dewasa, tetapi banyak juga anak yang telah ketagihan atau kecanduan internet. Mereka betah berlama-lama di depan komputer sehingga lupa akan kewajiban mereka yang lebih penting untuk makan, mandi bahkan enggan untuk belajar. Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja. Yang lebih memprihatinkan adalah apabila seorang anak ketagihan pornografi  di Internet. Seorang anak yang kecanduan akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Agar kebiasaan buruk ini tidak berlanjut, perlu kita batasi dengan cara memblokir situs yang berbau porno atau hal yang tidak baik lainnya di Internet, seperti: situs judi, kekerasan, SARA dan sebagainya.

Memblokir Situs Tanpa Menggunakan Tool atau Tambahan Aplikasi Tertentu

Agar komputer tidak dapat digunakan untuk membuka situs-situs tidak baik, untuk semua browser yang ada, seperti: Mozilla, Microsoft Internet Explorer, Opera, dan sebagainya, lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut:
1) Pada Windows Explore, buka folder: c:/WINDOWS/system32/drivers/etc.
2) Klik 2 kali file hosts (file ini tidak memiliki ekstensi), setelah itu pada layar dialog Open With yang muncul pilih aplikasi notepad untuk membukanya. Pada editor notepad akan terlihat seperti berikut :

# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a '#' symbol.
#
# For example:
#
#      102.54.94.97     rhino.acme.com          # source server
#       38.25.63.10     x.acme.com              # x client host

127.0.0.1       localhost
3) Setelah itu tambahkan saja di bawah teks "127.0.0.1 localhost" dengan nama domain website yang ingin di blokir, misalnya www.tube8.com dan www.slutload.com, tapi sebelumnya menambahkan angka-angka seperti contoh di bawah ini:
127.0.0.1 www.contoh1.com
127.0.0.2 www.contoh2.com
127.0.0.3 www.contoh3.com
Untuk angka perubahan dilakukan hanya pada angka yang terakhir saja. Bila situs yang diblokir banyak, tambahkan lagi dibawahnya sebelum nama domain situsnya dengan angka-angka 127.0.0.5, 127.0.0.6, 127.0.0.7, dan seterusnya.
4) Simpan perubahan tersebut, dengan klik menu File-Save.
Cara ini sangat memiliki kelemahan, karena proteksi yang Anda lakukan akan dengan mudah dibobol anak Anda apabila artikel ini dibaca juga oleh mereka.

Memblokir Situs dengan Menggunakan Tool atau Tambahan Aplikasi Tertentu pada Browser yang Digunakan

A. Mozilla Firefox

Memblokir situs tertentu dengan Mozilla Firefox dapat dilakukan dengan menginstal add-ons BlockSite terlebih dahulu. Restart browser Mozilla Firefox setelah proses penginstalan add-ons BlockSite. Kemudian setelah browser Mozilla Firefox restart klik pada menu Tools pilih add-ons pada add-ons pilih tab extensions klik pada Options BlockSite. Akan muncul jendela baru kemudian silahkan anda klik tombol Add masukan URL situs yang ingin anda block. Agar tidak bisa masuk ke add-ons BlockSite option untuk merubah URL situs yang diblok, pilihan password di-enable-kan dan masukan password yang kira-kira mudah di ingat ini untuk menjaga agar sang pengguna tidak bisa masuk ke add-ons BlockSite option, kemudian klik OK.
Selain menggunakan BlockSite, blokir situs tertentu bisa juga dilakukan dengan menggunakan Procon Latte. Instal add-ons Procon Latte klik di sini.

B. Internet Explorer

Internet Explorer memiliki sebuah tool untuk memblokir situs yang berbau porno dan materi kekerasan untuk dewasa yang didasarkan pada sistem rating. Berikut beberapa langkah untuk mengaktifkan sistem tersebut :
  1. Buka Internet Explorer, pilih Menu, Tools Internet Options. Di Internet Options, click tab Content.
  2. Dalam Content Advisor, click tombol Enable. Di jendela baru yang dinamakan Content Advisor, pilih klasifikasi tabel. Kemudian akan tampil sebuah tabel yang berisi content dewasa dengan tipe yang berbeda, seperti kata “Nu**ty”, “S*x”, dan “V**lence”, dan sebagainya.
  3. Pilih salah satu kategori dan tipe content, pilih permission yang akan diterapkan pada kategori tersebut. Ulangi operasi ini untuk setiap kategori, dan ketika sudah selesai, click OK.
  4. Untuk membuat password yang tidak dapat diubah oleh siapapun tanpa seizin Anda, pilih tab General di jendela Content Advisor.
  5. Click tombol Password, kemudian akan tampil jendela kecil untuk menulis password. Tekan OK dan OK lagi untuk jendela Content Advisor.

C. Opera

Cara blokir situs tertentu di opera dengan masuk ke menu Tools–>Preferences–>Advanced–>Content–>Blocked Content–>tulis nama situs yang akan diblokir kemudian pilih Add.

 
Support : Creating Website | JGA | Radarjember.Com
Copyright © 2011. RAngkuman Berita Terbaru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Radarjember.Com
Proudly powered by Blogger