RAngkuman Berita Terbaru: Tips Komputer
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer. Tampilkan semua postingan

Tips Agar Printer Tahan Lama



Printer Anda jarang dipakai ? Printer juga perlu dirawat dan dijaga agar terus tahan lama.

Simak tips berikut. Dewasa ini alat pencetak ini terus berkembang dengan berbagai kecanggihan. Tapi akan sangat percuma jika Anda buang uang mahal-mahal kemudian tak bisa merawat printer dengan baik.

Coba tips berikut ini untuk membuat printer Anda lebih tahan lama.

1. Jangan diamkan tinta dalam waktu lama.

Tinta yang bergerak bisa membuat print head macet. Solusi terbaiknya, hidupkan printer secara rutin seminggu sekali agar tinta kembali encer karena head printer hangat kembali.

2. Hindari meninggalkan kartrid dalam keadaan kosong.

Walaupun Anda berencana menyimpan printer Anda, usahakan kartrid dalam keadaan terisi tinta.

3. Jangan gunakan kertas yang terlalu tebal saat mencetak.

Ini membuat motor printer berkerja terlalu keras, hingga roda penarik berjalan tidak normal.

4. Saat tidak dipakai, usahakan tinggalkan printer dalam keadaan terutup rapi.

Ini untuk mencegah debu masuk dan menumpuk di dalam printer. Tentu saja debu juga bisa mempengaruhi kerja printer.

5. Jika tidak gunakan, lebih baik printer dimatikan saja. Jangan biarkan printer menyala dalam jangka waktu panjang.

6. Jangan keseringan membeli tinta suntik dan mengganti-ganti merek tinta saat mengisi kartrid. Karena jika terjadi kebocoran, printer akan rusak.






Cara Membersihkan file-file di windows xp yang tidak diperlukan


Dengam membersihkan file-file di windows xp yang tidak diperlukan otomatis akan memberikan ruang yang luas untuk penyimpanan data berikutnya dan akan mempercepat kinerja komputer kita.

1. Pembersihan Standar
a. Klik kiri icon MY COMPUTER di desktop Anda, atau pilih menu MY COMPUTER yang ada di Start Menu.
b. Selanjutnya akan muncul jendela MY COMPUTER berisi daftar drive yang terpasang di komputer Anda. Klik kanan pada drive "C".
c. Klik kiri tombol Disk Cleanup yang terletak di kanan bawah lingkaran diagram kapasitas ruang hard drive Anda.
d. Selanjutnya akan muncul daftar jenis file sampah yang ingin Anda hapus. Beri tanda centang untuk semua entri (atau yang Anda inginkan), lalu klik OK. Sistem akan mengkonfirmasi proses pembersihan, jawab "Yes" untuk setuju.
e. Jika proses pembersihan selesai, Anda akan kembali ke jendela Properties hard drive. Beri tanda centang pada entri "Compress drive to save disk space" (untuk mengkompresi file-file di hard drive sehingga memberi ruang penyimpanan lebih besar), lalu klik OK. Saat muncul konfirmasi untuk mengkompresi hard drive, klik OK untuk setuju.

2.Singkirkan File Uninstall Windows Update
Jika Anda melakukan update terhadap sistem operasi Windows, baik itu berupa patch, hotfix, atau komponen lain yang dibutuhkan Windows, maka komputer akan melakukan backup terhadap file sistem Anda. Jadi, Anda dapat meng-uninstall update tersebut jika diperlukan.

Namun, penulis berasumsi bahwa Anda membutuhkan update terbaru dan tidak akan mengembalikan file sistem yang tidak "up-to-date." Jadi, alangkah baiknya jika Anda menghapus backup file sistem Anda, sehingga dapat menghemat sedikitnya 100 MB ruang kosong pada hard drive Anda.

Untuk itu, lakukan langkah berikut.
a. Pada jendela Windows Explorer, klik menu TOOLS, lalu pilih FOLDER OPTIONS. Selanjutnya, klik tab VIEW, dan aktifkan opsi berikut sesuai instruksi penulis, lalu klik OK.
- Show hidden files and folders (On)
- Hide protected operating system files (Off)
b. Masuk ke folder Windows (umumnya C:\WINDOWS), dan hapus folder dengan awalan nama $, misalnya $NtUninstallKB______$. Tapi jangan hapus folder $hf_mig$, mengingat folder tersebut berisi informasi yang berhubungan dengan proses update sistem Anda.
c. Jalankan lagi proses pada poin a., dan kembalikan opsi yang telah Anda rubah ke posisi seperti semula.

3. Hapus Precompiled Setup Files
Precompiled Setup Files adalah kumpulan file cache dari aplikasi-aplikasi yang terpasang di sistem operasi windows xp. File-file ini akan membuat aplikasi yang pernah Anda buka dapat berjalan lebih cepat. Biarpun demikian, beda kecepatannya tidak signifikan, dan akan menghemat sekitar 30 MB jika dihapus. Nah, jika Anda ingin menghapusnya, silahkan ikuti langkah berikut.
a. Klik START, lalu pilih RUN.
b. Pada kotak dialog RUN, ketik CMD lalu klik OK atau tekan ENTER.
c. Anda akan masuk ke modus Command Prompt. Ketik del c:\windows\inf\*.pnf, lalu tekan ENTER. Jika ada konfirmasi, tekan Y untuk setuju.
d. Jika sudah selesai, ketik EXIT dan tekan ENTER untuk keluar dari
modus Command Prompt.

4. Ganyang file-file Software Distribution!
Software Distribution adalah kumpulan file-file sampah hasil instalasi Windows Update, besarnya dapat mencapai 300 MB! Tak ada ruginya jika Anda menghapusnya, karena file-file ini bahkan tidak disentuh Windows jika Anda ingin meng-uninstall update yang pernah Anda lakukan.
a. Klik START, lalu pilih RUN.
b. Pada kotak dialog RUN, ketik C:\WINDOWS\SOFTWARE DISTRIBUTION\DOWNLOAD, lalu klik OK atau tekan ENTER.
c. Saatnya mengganyang habis seluruh file di jendela folder yang Anda lihat!

5. Buang DLL CACHE
Jika Windows mengalami masalah, misalnya file sistem terhapus, terkena virus, atau terkontaminasi, secara otomatis Windows akan me-restore file-file penting tersebut dengan mengambil file cadangan di folder DLLCACHE yang tersembunyi. Jika folder DLLCACHE dihapus, maka Windows akan meminta Anda memasukkan CD instalasi windows xp jika ada masalah dengan file sistem Anda.
Ingat! Penulis menawarkan Anda untuk menghapus folder ini karena ukurannya yang sangat besar, kira-kira 400 MB!

Jika Anda pengguna komputer yang tak pernah mengutak-atik sistem, rasanya aman-aman saja untuk menghapusnya.
Namun, jika Anda seorang yang gemar bongkar pasang aplikasi, sebaiknya menjadikan pilihan ini sebagai opsi terakhir.
a. Klik START, lalu pilih RUN.
b. Pada kotak dialog RUN, ketik C:\WINDOWS\SYSTEM32\DLLCACHE, lalu klik OK atau tekan ENTER.
c. Anda ingin jadi eksekutor file sistem Windows? Jangan beri ampun semua file yang Anda lihat, hapus semua...!

6. Matikan Fungsi Hibernation
Fungsi Hibernation memungkinkan Anda menyimpan pekerjaan lalu mematikan komputer, dan begitu dinyalakan, Anda akan berada tepat di keadaan terakhir saat Anda menyimpan pekerjaan Anda sebelumnya. Fungsi ini memakan ruang hard drive Anda sesuai dengan jumlah RAM yang terpasang. Jadi, jika memori Anda 512 MB, maka ruang hard drive akan dipakai sebanyak 512 MB.

Untuk mematikannya, buka START MENU, lalu pilih CONTROL PANEL. Pilih POWER OPTIONS, lalu klik tab HIBERNATE.

Non-aktifkan opsi hibernate yang terdapat dalam tab tersebut, lalu klik OK.

apakah anda punya tips yang lain mohon sharing yaa,,,,,

Tips Computer cara Menaikkan Clock Prosesor Ke 900 MHz.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa sebenarnya prosesor yang terpasang di Asus EEE PC tidak berjalan sesuai kecepatan yang tertera, yaitu 900 MHz, melainkan 630 MHz. Berbagai spekulasi menyertai kenyataan ini; supaya laptop tidak cepat panas, supaya baterai tahan lama, dan lain-lain.

Seperti dilansir DISITU.COM, Anda dapat mengembalikan kecepatan tersebut ke kodratnya semula (630 MHz ke 900 MHz) dengan meng-update BIOS laptop Anda. Untuk itu, Anda harus memiliki ROM update BIOS yang jika dipasang akan memberi opsi menaikkan kecepatan prosesor dan menambah kinerja monitor sehingga lebih terang.

Perlu diingat bahwa ROM update BIOS yang dimaksud adalah versi beta dan tidak dirilis oleh Asus, sementara ROM keluaran Asus versi terbaru belum memuat opsi di atas.

Menambah RAM dan Hard Drive

Beberapa penggila Asus EEE PC yang kemudian membagikan pengalamannya di internet menunjukkan kepada penulis bahwa jika dimodifikasi, pemilik Asus EEE PC dapat meningkatkan kinerja laptop tersebut yang sebelumnya tidak dimungkinkan. Contohnya adalah meng-update hardware sehingga kita dapat memasang RAM sebesar 2 GB, dan menambah beberapa port USB di bagian dalam laptop, yang selanjutnya dapat digunakan untuk menancapkan flash disk sehingga berfungsi layaknya hard drive tambahan (flash disk akan tersimpan di dalam laptop dan tidak dapat dilepaskan dari luar).

Konsekwensinya, Anda harus rela kehilangan garansi laptop mengingat Anda akan membongkarnya, dan laptop Anda akan bekerja lebih keras, contohnya kipas pendingin akan berputar lebih kencang dan suhu laptop cenderung meningkat.
 
Support : Creating Website | JGA | Radarjember.Com
Copyright © 2011. RAngkuman Berita Terbaru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Radarjember.Com
Proudly powered by Blogger