Kesehatan payudara sangat
bergantung pada pakaian dalam. Hal ini ditegaskan
dokter spesialis bedah dan konsultan payudara
Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta, Alfiah
Amiruddin.
"Banyak perempuan masih suka memilih pakaian
dalam yang salah, dan akhirnya memberikan efek
samping yang mengganggu," ujar Alfiah pada
jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/11).
Menurut Alfiah, pakaian dalam yang sehat adalah
yang ukurannya pas, nyaman dipakai, dan tidak
memberi efek samping negatif.
Pakaian dalam yang terlalu sempit, katanya, akan
menekan syaraf-syaraf di daerah sekitar payudara.
Ini mengakibatkan saraf menjadi tegang dan
menimbulkan nyeri.
Selain menekan saraf, pakaian dalam yang terlalu
sempit juga akan menekan pembuluh darah yang
secara otomatis akan menghambat distribusi
oksigen ke payudara.
"Ini juga menyebabkan rasa nyeri. Bila terus
berulang, maka kulit akan mengalami
hiperpigmentasi (kulit menjadi gelap)," katanya.
Alfiah mengatakan, renda dan kain berbahan dasar
nilon pada pakaian dalam akan menyebabkan
panas. "Bahan renda memang lebih diminati karena
terkesan feminin. Tapi renda jangan sampai
menganggu," kata Alfiah yang menambahkan
bahwa bahan katun adalah yang terbaik untuk
pakaian dalam.
Rasa yang menyebabkan panas ini memicu kulit
untuk mengeluarkan lebih banyak keringat. Bila
tidak dijaga dengan baik, keringat itu akan
menjadikan kulit lembab.
Lebih lanjut Alfiah menjelaskan, kulit yang terlalu
lembab akan lebih mudah menjadi lokasi
pengembang biakan jamur. "Banyaknya jamur yang
muncul, akan menyebabkan rasa gatal," imbuh
Alfiah.
Home »
» Salah Gunakan Pakaian Dalam Dapat Mengakibatkan Nyeri Pada Payudara
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !