JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
menunjukan beberapa konsepnya dalam melakukan
penataan perkampungan di Jakarta. Sambil duduk
santai di teras Balai Agung, pria yang biasa dipanggil
Jokowi itu memperlihatkan gambar-gambar konsep
penataan kampung.
Menurutnya, saat ini ada 360 kampung yang perlu
ditata kembali. Namun, masing-masing kampung
akan ditata dengan konsep yang berbeda. "Setiap
kampung punya tema sendiri-sendiri karena ada
kekuatan lokalnya," kata Jokowi kepada wartawan di
Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/11).
Contohnya, kampung shopping di daerah Poncol,
Senen, Jakarta Pusat yang berdekatan dengan pusat
perbelanjaan, nantinya akan dilengkapi kios dan ruko.
Selain itu ada juga kampung protein di Tegal Parang,
yang merupakan daerah sentra industri tahu tempe.
Kemudian kampung tekstil di Kebon Kacang yang
berdekatan dengan pusat grosir Tanah Abang.
Konsep lainnya adalah kampung stasiun di Bukit Duri,
kampung ikan di Penjaringan, kampung kos-kosan di
Tomang, kampung backpacker di Kebon Sirih, dan
kampung panggung di Manggarai.
Menurut Jokowi, penataan masing-masing kampung
menghabiskan anggaran sebanyak Rp 30-40 miliar.
Anggaran murni berasal dari APBD DKI Jakarta. Ia
menargetkan kampung-kampung tersebut rampung
dalam waktu 1 tahun."Semua dari APBD tidak ada
kerjasama dari mana-mana," jelas Jokowi.
Sedangkan untuk rancangan arsitektur, Jokowi
mengaku akan melibatkan fakultas arsitektur dari
berbagai perguruan tinggi di Jakarta. "Yang design
kampung-kampung dari swasta nanti semua kampus
kita ajak," pungkasnya.
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !