Cara menggemukkan Sapi dengan pupuk urea yaitu melalui Proses membuat silase dari bahan jerami, bungkil jagung, urea. Proses akhir hanya membutuhkan waktu 21 hari,” tandasnya.
Dengan proses mudah dan ringan biaya bisa membuat petani aman stok makanan ternaknya dan bisa disimpan dalam waktu cukup lama.
“Paling tidak selama 1 tahun masih bisa bertahan,” ujarnya.
Pola pakan ternak kini diselingi silase. Dan hasilnya mempengaruhi bobot dan kualitas daging. “Dagingnya bisa naik mencapai 7 ons,” tandasnya.
Bahkan saat Sapi anakan berusia 1,5 tahun dengan harga Rp 7,5 juta bisa bertambah dalam setahun bobot naik sekitar Rp 11 - 13 juta,” kilahnya.
Di Gunung Kidul, Yogyakarta, pada musim kemarau Sapi hanya diberi pakan jerami dan tebon (batang jagung) kering. Selulosa ini tentu sangat rendah gizinya. Namun di tahun 1950an, ketika pupuk urea diperkenalkan ke masyarakat, peternak di Gunung Kidul punya gagasan unik. Kalau mes (urea) bisa menyuburkan tanaman, mestinya juga bisa menggemukkan Sapi. Maka mereka pun memberi Sapi mereka sedikit urea pada minumannya. Biasanya air minum Sapi ini dicampur dengan tetes, ampas singkong atau dedak. Di luar dugaan, ternyata Sapi yang hanya diberi jerami dan tebon kering ini setelah mendapat urea benar-benar jadi gemuk. Dalam rumen (lambung Sapi), memang terdapat bakteri penghancur selulosa. Dengan adanya starter urea plus karbohidrat, bakteri tersebut akan tumbuh pesat dan menghancurkan selulosa. Karena penghancuran jerami dan tebon kering ini dibantu oleh jutaan bakteri, maka penyerapan nutrisinya menjadi lebih optimal. Sementara bangkai bakteri berupa protein itu, merupakan gizi tambahan yang luarbiasa.
Home »
Peternakan
» Cara menggemukkan Sapi dengan pupuk urea
bahannya sulit didapat,mohon dicarikan bahan yang lebih mudah mendapatkannya
BalasHapus